Prasetyo lahir pada tanggal 28 Oktober 1979 di Ngawi.[4] Dia mulai sekolah di Sekolah Dasar Katolik Santo Yosef pada tahun 1986 dan lulus pada tahun 1992. Kemudian dia melanjutkan sekolah di SMP Negeri 2 Ngawi dan lulus pada tahun 1995. Setelah lulus, ia melanjutkan pendidikannya di SMA Taruna Nusantara Magelang dan lulus pada tahun 1998.[5] Dia meraih gelar sarjana dalam bidang Konservasi Sumber Daya Hutan diperolehnya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2006.[6]
Karier
Sejak tahun 2008, ia bergabung dengan Partai Gerakan Indonesia Raya dengan menjabat sebagai Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Dewan Pimpinan Pusat.[7] Ia pernah menjabat sebagai komisaris di PT Sentra Strategis Indonesia pada tahun 2014 hingga 2020 dan Direktur Utama PT Tusam Hutani Lestari pada tahun dari tahun 2016 hingga tahun 2020.[8] PT Tusam Hutani merupakan perusahaan yang dimiliki oleh Prabowo Subianto dan juga menjadi tempat bekerja Joko Widodo.[9] Pada tanggal 1 September 2020, ia menggantikan Harry Poernomo yang mengundurkan diri setelah sebelumnya mengajukan gugatan perdata terhadap partainya, meskupin akhirnya dicabut.[10] Ia bertugas di Komisi II.[11] Pada tanggal 21 Oktober 2024, ia menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara.[12] Pada Unjuk rasa mahasiswa Indonesia 2025, Prasetyo menjadi pihak pemerintah yang menemui pendemo sebelum membubarkan diri.[13]
Kehidupan pribadi
Ia menikah pada tahun 2010 dengan Wahyu Fibriyanti dan memiliki dua orang anak.[14]