Longki Djanggola (lahir 11 November 1952) adalah seorang Birokrat dan Politikus yang pernah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Tengah selama dua periode, yaitu 2011–2016 dan 2016–2021. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Bupati Parigi Moutong selama dua periode, yakni 2003–2008 dan 2008–2011. Saat ini, ia menjabat sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra untuk periode 2024–2029 dan bertugas di Komisi II.[2]
Longki Djanggola sebagai Gubernur Sulawesi Tengah Periode I (2011)Longki Djanggola sebagai Gubernur Sulawesi Tengah Periode II (2016)
Ia menempuh pendidikan dasar di SD Negeri III Palu dan lulus pada tahun 1965, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 2 Palu hingga tamat pada 1968. Setelah itu, ia bersekolah di Sekolah Asisten Apoteker Ujung Pandang, Sulawesi Selatan, dan menyelesaikannya pada tahun 1971. Pada jenjang pendidikan tinggi, ia meraih gelar Sarjana Farmasi FMIPA Universitas Indonesia pada 1983, serta memperoleh profesi apoteker pada tahun 1984.[5] di tahun 1999, Ia kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana dan meraih gelar S2 Ilmu Administrasi Publik dan Ilmu Politik melalui program kerja sama antara Universitas Hasanuddin, Lembaga Administrasi Negara (LAN), dan Universitas Tadulako pada tahun 2001.[3]
Riwayat jabatan
Karier Birokrat
Karier birokrasi Longki Djanggola dimulai ketika ia bertugas sebagai Staf Perwakilan Pemerintah DaerahSulawesi Tengah di Jakarta pada 1983–1984. Ia kemudian diangkat menjadi Kepala Perwakilan Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah di Jakarta pada 1984–1989.
Setelah kembali ke Palu, ia menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Dinas Kesehatan Tingkat I Sulawesi Tengah pada 1989–1998. Pada 1998, ia dipercaya menjadi Kepala Biro Humas Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah hingga 2001.
Pada 2001—2002, ia memimpin Badan Pemberdayaan Masyarakat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Pada 2002—2003, ia ditugaskan sebagai Pejabat Bupati Parigi Moutong, jabatan terakhirnya sebagai birokrat sebelum memasuki dunia politik elektoral.[6]
Karier Politik
Longki memulai karier politik elektoralnya ketika ia terpilih sebagai Bupati Parigi Moutong untuk periode 2003—2008 dan kembali terpilih untuk periode kedua 2008—2011.
Pada 2011, ia terpilih sebagai Gubernur Sulawesi Tengah dan menjabat selama dua periode berturut-turut hingga 2021.
Ia aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan dan sosial, seperti menjabat sebagai Wakil Ketua BPM FMIPA Universitas Indonesia dan Ketua Generasi Muda Sulawesi Tengah di Jakarta (GMST).
Dalam organisasi kepemudaan, ia terlibat di Pemuda Pancasila sebagai Ketua Presidium dan anggota Majelis Pertimbangan Organisasi Pemuda Pancasila Sulawesi Tengah. Ia juga terlibat dalam Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, serta aktif di MPI Sulawesi Tengah dan ISFISulawesi Tengah.
Di ranah ormas dan politik, ia pernah menjabat sebagai Sekretaris DPD MKGR, Wakil Ketua DPD IPKI, dan Wakil Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulawesi Tengah. Ia juga memimpin DPD Partai GerindraSulawesi Tengah pada 2011—2021, 2021–sekarang.[8]
Dalam organisasi olahraga dan seni, ia aktif di KONISulawesi Tengah, Pengda Biliar Sulawesi Tengah, Pengda IPSI, P.S. Satria Muda Indonesia, dan Pengda FORKI. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Parigi Moutong, Wakil Ketua Bidang Pembangunan Yayasan Masjid Raya Baiturrahim Lolu, serta Konsultan Yayasan Tadulakota Komunitas Seni Tadulako.