Dasco duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) sejak 2014 mewakili daerah pemilihan (Dapil) Banten III. Ia ditugaskan sebagai salah satu Wakil KetuaDPR-RI menggantikan Fadli Zon pada 2019.[4][5] Pada periode ini, Dasco dipercaya sebagai pimpinan DPR yang mengoordinasikan ruang lingkup tugas bidang Ekonomi dan Keuangan (KOREKKU) yang meliputi Komisi XI, Badan Anggaran dan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara DPR-RI.
Dasco pernah terpilih sebagai Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) pada 30 Oktober 2014. Pada masa kerja 2014-2019, Sufmi Dasco Ahmad duduk di Komisi III yang membidangi hukum, keamanan, dan hak asasi manusia. Tahun 2020, Prof. Dr. Sufmi Dasco Ahmad terpilih menjadi rektorUniversitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI).[2] Pada tanggal 16 April 2020, Dasco mengungkapkan bahwa dirinya pernah menjalani rapid test dan dinyatakan positif menderita Covid-19. Meski demikian, Dasco berhasil sembuh setelah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.[6]
Kemudian, pada tanggal 1 Oktober 2024 seusai dilantik kembali menjadi anggota DPR-RI periode 2024-2029, Dasco kembali ditugaskan oleh DPP Partai Gerindra untuk menjadi perwakilan Fraksi Partai Gerindra DPR-RI di kursi pimpinan DPR bersama Puan Maharani dari Fraksi PDI-Perjuangan, Adies Kadir dari Fraksi Partai Golkar, Saan Mustopa dari Fraksi Partai Nasdem dan Cucun Ahmad Syamsurijal dari Fraksi Partai PKB. Pada periode 2024-2029, Dasco bertugas untuk mengoordinasikan ruang lingkup tugas bidang Politik dan Keamanan (KORPOLKAM) yang meliputi Komisi I, Komisi II, Komisi III, Badan Kerja Sama antar Parlemen dan Badan Legislasi.[7]
Pendidikan
Dasco mengenyam pendidikan di SD Negeri 6 Palembang pada tahun 1973 -1979. Kemudian Dasco melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 43 Jakarta pada tahun 1979 - 1982, lalu Dasco melanjutkan ke SMA Negeri II Manado pada tahun 1982—1985. Selepas SMA Dasco menekuni kuliah S1 Teknik Electro pada Universitas Pancasila pada tahun 1985 - 1993. Dasco kemudian tertarik dan beralih menekuni bidang hukum dan mengambil gelar S1 keduanya di Universitas Jakarta pada tahun 2005 - 2009. Dasco kemudian melanjutkan kuliah S2 untuk meraih gelar magister di Universitas Islam Jakarta pada 2009 - 2012, setelah lulus Dasco melanjutkan S3 untuk meraih gelar doktor di Universitas Islam Bandung pada 2012 - 2015.[3]
Pekerjaan
Dasco menjabat sebagai rektor Universitas Kebangsaan tahun 2020 - 2025).[8] Kemudian Dasco menjadi dosen ilmu hukum di Universitas Azzahra pada tahun 2016 - 2018.[9][10] Dasco juga menjadi dosen ilmu hukum di Universitas Pakuan tahun 2021 - 2025.[9] Dasco kemudian dilantik menjadi Guru Besar Ilmu Hukum pada Universitas Pakuan pada tahun 2022.[3][11]
Kehidupan pribadi
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 31 Desember 2023 total harta kekayaan Sufmi Dasco Ahmad mencapai Rp 79.029.023.525. Ia memiliki tanah dan bangunan sebanyak 10 bidang senilai 39 miliar yang lokasinya tersebar di Jakarta Pusat, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bandar Lampung. Sufmi Dasco Ahmad juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 5.720.466.382, kas dan setara kas sebesar Rp 26.005.079.143, surat berharga sebesar Rp 1.490.000.000, dan harta lainnya sebesar Rp 8.200.000.000.[12][13]