Peta ini menggunakan properti koordinat yang mewajibkan Anda untuk mengaktifkan JavaScript maupun Scribunto eksternal. Titik mungkin saja tidak tertampil di peramban Anda maupun saat Anda menekan gambar ini.
Artikel ini menggunakan peta yang dihasilkan dari OpenStreetMap dan juga jejaring peta (mapframe) yang dibuat oleh kontributor Wikipedia. Apabila Anda menemukan kesalahan informasi, galat, maupun kendala teknis lainnya dalam data peta, silahkan laporkan di sini. Apabila Anda tertarik dalam pengembangan proyek pemetaan bahasa, silakan bergabung ke ProyekWiki kami. Proyek ini sudah menghasilkan sebanyak 665 artikel bahasa dengan peta interaktif yang dapat diakses dan digunakan oleh para pembaca.
Cari artikel bahasaCari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Menurut sejarah, nenek moyang suku Lampung Cikoneng berasal dari daerah Kalianda, Lampung. Secara historis, Lampung dan Banten memiliki kedekatan khusus pada masa Kesultanan Banten dan secara geografis letak Banten dengan Lampung hanya dipisahkan oleh Selat Sunda.[3]
Leksikal
Menurut tesis yang berjudul Inovasi Leksikal Bahasa Lampung Cikoneng di Desa Cikoneng Kecamatan Anyar, inovasi internal bahasa Lampung Cikoneng menampilkan 71 varian, yaitu 36 varian inovasi leksikal penuh, 33 varian inovasi fonetis, dan 2 varian inovasi makna. Inovasi eksternal bahasa Lampung Cikoneng setempat menampilkan 59 varian, yaitu 26 varian berupa kata serapan bahasa Sunda Banten, 17 varian berupa unsur serapan dari bahasa Jawa Serang, dan 16 varian berupa unsur serapan dari bahasa Indonesia.[4]
Kosakata
Bahasa Lampung Cikoneng mempunyai beberapa kosakata unik yang tidak ada dalam dialek bahasa Lampung yang dituturkan di pulau Sumatra. Beberapa kosakata tersebut dipengaruhi oleh bahasa Sunda Banten dan bahasa Jawa Serang karena letaknya yang berada di pulau Jawa. Bahasa Lampung Cikoneng juga memiliki ciri khas, yakni tidak ditemukan adanya realisasi bunyi [r] di semua posisi. Hal ini berbeda dengan bahasa Lampung standar yang merealisasikan bunyi [r] dalam semua posisi.[5]
Berikut ini merupakan contoh kosakata dalam bahasa Lampung Cikoneng;
"doh" artinya 'bawah' (bahasa Lampung: "bah")
"ungga" artinya 'atas' (bahasa Lampung: "muka", "unggak")
"hulu" artinya 'kepala' (bahasa Lampung: "ulu")
"urang" artinya 'orang' (bahasa Lampung: "ulun")
"suku" artinya 'kaki' (bahasa Lampung: "cukut", "kukut")