Bahasa Koroni dikategorikan sebagai C7 Shifting menurut SIL Ethnologue, artinya sebagian atau kebanyakan penutur mulai beralih menuturkan bahasa lain dalam kesehariannya atau bahasa ini telah tergeser oleh bahasa besar lainnya
Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.
Cari artikel bahasaCari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Halaman bahasa acak
Bahasa Koroni merupakan bahasa yang dituturkan oleh masyarakat di Desa Unsongi, Kecamatan Bungku Timur,Morowali, Sulawesi Tengah.[5] Bahasa ini memiliki kekerabatan dengan bahasa Taloki dengan nilai persentase mencapai 74%.[6] Bahasa Koroni termasuk kedalam rumpun bahasa-bahasa Bungku-Tolaki.[7]
Kosakata dalam Bahasa Koroni
Berikut merupakan beberapa kosakata dalam bahasa Koroni: [5]
Rapa (kepala)
Rou (wajah)
Elo (lidah)
Rea (darah)
Ate (hati)
Tama (pria)
Tina (wanita)
Ua (ayah)
Indo (Ibu)
Ana (anak)
Referensi
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Koroni". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
↑"Bahasa Koroni". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
12Mead, David E. (1995). The Bungku-Tolaki Languages: Wordlist Volume 1: Bungku Family. Kendari. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
↑Mead, David E. (2020). Taaloki Wordlist And Notes. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)