Klasifikasi
Bahasa Bolango adalah anggota dari rumpun bahasa Gorontalik, sehingga berkerabat dengan bahasa Bintauna, Kaidipang, Buol, Gorontalo, Lolak, dan Suwawa.[6] Catatan mengenai bahasa Kaidipang sudah ada sejak abad ke-19, yaitu berupa teks[7] dan leksikon atau daftar kosakata.[8]
Bahasa ini terbagi menjadi 2 dialek, yaitu:
- Dialek Bolango, 18.000 penutur. Dituturkan di desa Molibagu, Toluaya, dan Popodu, Bolaang Mongondow Selatan; desa Sauk, Bumbung, dan Ayong, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.
- Dialek Atinggola, 15.000 penutur. Dituturkan di seluruh Kecataman Atinggola, Gorontalo; desa Kayuogu, Tontulow, dan Buko, Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara.
Kedua dialek ini hanya memiliki perbedaan di bidang leksikal atau kosakata, dengan persentase tingkat kognasi sebesar 90%.
Bahasa Bolango merupakan salah satu bahasa daerah yang terancam punah karena menurunnya jumlah angka penutur bahasa ini. Saat ini, upaya mempertahankan bahasa Bolango masih terus digalakkan, sejalan dengan program pelestarian Bahasa Suwawa dan Bahasa Gorontalo di kalangan generasi muda.[9]