Karier
Pada pemilihan legislatif 2019, Kunang terpilih sebagai anggota legislatif daerah Kabupaten Bekasi dari PDI-P.[2] Ia kemudian terpilih kembali untuk masa jabatan kedua pada 2024 dengan perolehan 17.773 suara—tertinggi keempat dari total 854 calon yang memperebutkan 55 kursi.[3]
Kunang maju sebagai calon bupati dalam Pemilihan Bupati Bekasi 2024 dengan anggota Partai Buruh Asep Surya Atmaja sebagai calon wakil bupati. Selain PDI-P dan Partai Buruh, pasangan ini juga didukung oleh PPP dan PBB.[4] Pasangan ini memenangkan pemilihan dengan perolehan 666.494 suara (45,7 persen).[5] Mereka dilantik pada 20 Februari 2025.[6] Pada usia 31 tahun 6 bulan, Kunang menjadi bupati termuda sepanjang sejarah Kabupaten Bekasi, sedikit lebih muda dibandingkan rekor Neneng Hassanah Yasin pada 2012 yang berusia 31 tahun 10 bulan.[7]
Setelah dilantik sebagai bupati, Kunang mengumumkan peningkatan insentif bagi guru ngaji Al-Qur'an serta pengurus RT dan RW di Kabupaten Bekasi.[8] Pemerintah kabupaten juga meluncurkan layanan pengaduan melalui WhatsApp.[9]