Roby Kurniawan (lahir 3 Juni 1993) adalah Bupati Bintan sisa masa jabatan 2021–2025 dan periode kedua 2025–2030.[1][2] Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Bupati Bintan sejak 26 Februari 2021 hingga 22 Agustus 2021.
Roby dilantik sebagai Bupati Bintan setelah ditetapkannya Bupati petahana, Apri Sujadi sebagai tersangka kasus korupsi terkait pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas wilayah Kabupaten Bintan.[3] Apri Sujadi, dikabarkan menghilang beberapa hari setelah dilantik. Kehilangannya terjadi setelah tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.[4]
Pada Pilbup Bintan 2024, Roby Kurniawan bersama Deby Maryanti unggul atas kotak kosong dengan meraih 49.430 suara atau 68,29% dari total suara sah.[5][6]
Pendidikan
Roby menempuh pendidikan di SD 004 Bukit Bestari (1999–2005), SMP Negeri 04 Bukit Bestari (2005–2008), SMA International Islamic (2008–2010), S-1 Universitas Trisakti (2013–2017), dan Overseas Program Kaplan Aspect New Zealand (2009).
Organisasi
Roby aktif dalam beberapa organisasi, yaitu sebagai Dewan Kehormatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Universitas Trisakti (2012–2013), Partisipan IYLC Prague, Republik Ceska (2015–sekarang), Pengurus Departemen Bidang Hubungan Luar Negeri DPP Partai Golkar (2016–2020), Kepala Departemen Bidang Industri DPP Partai Golkar (2020–sekarang),[7] dan Ketua Ikatan Ahli Perencanaan Kepulauan Riau (2020–sekarang).[8]
Karier
Roby Kurniawan sebagai Bupati Bintan sisa masa jabatan 2021–2024
Roby berkarier sebagai Founder of Ganador Futsal (2009), Founder of RKA Futsal (2018), Komisaris PT. Petreseli Bangun Indonesia (2019–2020), Founder and CEO of Nanzaby Group (2019–sekarang), Founder of Empat Group (2020–sekarang), Wakil Bupati Bintan (2021),[9] dan Bupati Bintan (2022–sekarang).[8]