Harris menamatkan pendidikan S1 di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappan Jakarta. Ia lulus tahun 2013. Selanjutnya, Harris melanjutkan pendidikan S2 di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ISM Depok dan lulus tahun 2015. Ia lantas melanjutkan pendidikan S3 di Universitas Padjadjaran dan meraih gelar doktor pada 2021.[3]
Karier
Sebelum terjun ke politik, Harris pernah bekerja sebagai manajer di sejumlah perusahaan ekspor-impor, di antaranya:
Manajer PT Samsun Perwira Negara (2000–2008)
Manajer PT Won Woo Indonesia (2008–2014)
Harris memulai karier politiknya pada 2002 silam di Partai Bintang Reformasi. Dia juga pernah menjadi Wasekjen DPP Partai Bintang Reformasi hingga 2008.[2]
Harris berhasil terpilih dalam Pemilu legislatif 2019, Harris ditunjuk sebagai Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2019–2024 yang membawahi bidang kesejahteraan rakyat, meliputi ilmu pengetahuan dan teknologi, industri strategis, ketenagakerjaan, dan lainnya. Di internal Gerindra, Harris menduduki jabatan strategis sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Barat periode 2020–2025.[4] Harris mencalonkan diri kembali pada Pemilu legislatif 2024 menjadi calon anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2024–2029, tetapi Harris gagal menjadi anggota DPRD pada periode ini.
Pada Pemilihan umum Wali Kota Bekasi 2024, Harris menjadi calon wakil wali kota yang berpasangan dengan Tri Adhianto Tjahyono. Keduanya terpilih dengan selisih suara tipis dari pesaingnya Heri Koswara-Sholihin dengan terpaut selisis 0,73% suara. Tri-Harris berhasil memenangkan pemilu dengan perolehan suara 459.430 suara.[4]