Kehidupan
Pada tanggal 30 Maret 1896, Horner lahir di Walthamstow di Essex, Inggris. Horner adalah sepupu jauh dari biku Theravāda asal Inggris, Ajahn Amaro.[2]
Masa-masa di Cambridge
Pada tahun 1917, di kolese perempuan Universitas Cambridge, yaitu Newnham College, Horner dianugerahi gelar B.A. dalam bidang ilmu moral.[3][4]
Setelah menyelesaikan studi sarjananya, Horner tetap berada di Newnham College, menjadi asisten pustakawan pada tahun 1918 dan kemudian, pada tahun 1920, menjadi pelaksana tugas pustakawan. Pada tahun 1921, Horner melakukan perjalanan ke Ceylon (sekarang Sri Lanka), India, dan Burma, tempat ia pertama kali diperkenalkan pada Buddhisme, literaturnya, serta bahasa-bahasa terkait.[5] Pada tahun 1923, Horner kembali ke Inggris, tempat ia menerima posisi Fellow di Newnham College dan menjadi pustakawannya. Pada tahun 1928, ia menjadi Peneliti (Research Fellow) Sarah Smithson pertama dalam Studi Pali. Pada tahun 1930, ia menerbitkan buku pertamanya, Women Under Primitive Buddhism. Pada tahun 1933, ia menyunting volume teks Pali pertamanya, yaitu volume ketiga dari Papañcasūdanī (kitab komentar atau aṭṭhakathā dari Majjhimanikāya). Pada tahun 1934, Horner dianugerahi gelar M.A. dari Cambridge. Dari tahun 1939 hingga 1949, ia bertugas di Badan Pengurus (Governing Body) Cambridge.
Dari tahun 1926 hingga 1959, Horner tinggal dan bepergian bersama pendampingnya "Elsie," Eliza Marian Butler (1885–1959).[6][7][8][9]
Masa-masa di PTS
Pada tahun 1936, karena Butler menerima posisi di Universitas Manchester,[8][9] Horner meninggalkan Newnham untuk tinggal di Manchester. Di sana, Horner menyelesaikan volume keempat dari Papañcasūdanī (diterbitkan tahun 1937). Pada tahun 1938, ia menerbitkan volume pertama dari terjemahan Vinaya Piṭaka. (Ia kemudian menerbitkan terjemahan volume terakhir Vinaya Piṭaka pada tahun 1966.)
Pada tahun 1942, Horner menjadi Sekretaris Kehormatan Pali Text Society (PTS). Pada tahun 1943, sebagai tanggapan atas kebutuhan orang tuanya dan keterlibatannya yang lebih besar di PTS, Horner pindah ke London, tempat ia menetap hingga akhir hayatnya.[8] Pada tahun 1959, ia menjadi Presiden perhimpunan tersebut[10] sekaligus Bendahara Kehormatan.