Batalyon Artileri Medan 8/Uddhata Yudha atau Yon Armed 8/105/Tarik adalah merupakan salah satu satuan bantuan tempur (satbanpur) di bawah komando Kodam V/Brawijaya bermarkas di Jl. Letjen Suprapto No.16, Kebonsari, Kec. Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Satuan
Satuan ini terdiri atas:
Baterai Markas di Kec. Sumbersari Kota Jember
Baterai Tempur A di Kec. Sumbersari Kota Jember
Baterai TempurB di Kec. Ambulu Kota Jember
Baterai TempurC di Kec. Sumbersari Kota Jember
Sejarah
Sesuai perkembangan dan kebutuhan Artileri Medan (Armed) terutama untuk menumpas PRRI/PERMESTA di Sumatra dan Sulawesi, maka Pangdam Jawa Timur/Brawijaya memerintahkan Danyonargab 1 dan Danyonarsu 2 untuk membentuk satu Yonargab. Dengan demikian pada tanggal 4 Desember1960 diresmikan Yonargab Dam Jawa Timur Brawijaya yang terdiri dari senjata-senjata campuran Mortir Berat 120 dan Meriam 76/Gunung yang berkedudukan di Malang.[1] Sebelumnya satuan ini bernama Yon Armed 8/76 dan berada di bawah kendali Resimen Artileri Medan 2/Putra YudhaDivisi Infanteri 2/Kostrad.
Pada tanggal 30 Maret 2016, Guna Meningkatkan pengamanan dan pertahanan kedaulatan NKRI, TNI Angkatan Darat di wilayah Kodam V/Brawijaya, mengalihkan komando pengendalian
Yon Armed 8/105 yang berada di Jember, dialih komando di bawah Divisi Infanteri 2/Kostrad ke Kodam V/Brawijaya. Pengalihan komando itu dipimpin langsung Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), JenderalTNIMulyono, di Lapangan Rampal, Kota Malang. Alih komando itu bisa membuat efisiensi dan fleksibilitas TNI Angkatan Darat saat bertugas membela negara. Modernisasi sistem persenjataan (Sista) juga dirasa perlu, karena itu Roket Astros II yang ada di Yonarmed 1/Roket, bisa mudah dimobilisasi. Ketersediaan pangkalan udara dan pelabuhan sebagai sarana transportasi, jadi sarat mutlak pengerahan satuan roket. Mereka akan diproyeksikan ke seluruh Indonesia.[3][4]