Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti atau Yonif 133/YS merupakan BatalyonInfanteri yang berada di bawah komando Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol. Markas Batalyon, kompi markas dan kompi B berkedudukan di Air Tawar, Padang, Sumatera Barat. Kompi Bantuan dan Kompi Senapan C berkedudukan di Siteba, Padang. Sedangkan kompi senapan A terletak di Lapai, Padang, Sumatera Barat.[1][1]
Mako Yonif 133/Yudha Sakti bermarkas di Jl. Prof. Dr. Hamka No.1, Air Tawar Tim., Kec. Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat 25173.
Profil
Markas Komando Yonif 133/Yudha Sakti
Tidak hanya sebagai Batalyon Raider yang sigap angkat senjata, Yonif 133/YS ternyata juga memiliki tim Dragon boat yang cukup kuat dan disegani baik di tingkat Nasional ataupun Internasional. Tak jarang tim Dragonboat Yonif 133/YS bertanding di kancah Nasional atau Internasional, baik membela Kesatuan, Kota Padang, Sumbar ataupun Indonesia seperti yang dilakoninya ketika bertanding di kejuaraan Dunia antar Klub/ Club Crew World Championship (CCWC) di Penang Malaysia tahun 2008 yakni meraih peringkat 4 besar Dunia nomor 2000 meter Open dan Putrajaya Dragonboat International di Kualalumpur 2009 dengan hasil meraih medali Emas nomor Mix 12 orang Pendayung. Terakhir di Kejuaraan Internasional Dragonboat yang berlangsung di Melaka Malaysia pada Juni 2011 lalu, Tim Yonif 133/YS berhasil menjadi juara 2 Kelas Internasional. Di kancah Regional, Yonif 133 YS meraih prestasi yang lumayan bagus. Tercatat Tim ini meraih juara 1 Kelas Internasional 2007 di Padang, Juara 1 dan 2 Antar Kesatuan TNI POLRI tahun 2008 dan 2009, membawa tim Sumbar meraih Juara Umum Kejurnas Dayung Tradisional di Padang, Juara 2 Sriwijaya Dragonboat di Palembang tahun 2008 serta Semifinalis Dragonboat di Cilacap dan Batam pada tahun 2009 yang lalu.
Tentunya Prestasi baik ini adalah berawal dari "tangan dingin" kepemimpinan Komandan Batalyon mereka ketika itu yakni Letnan Kolonel (infanteri) Yusman Madayun dan dilanjutkan kepemimpinan Letnan Kolonel (Infanteri) Habzen Sianturi SIP. Kalau TNI AL memiliki Kolinlamil dan Pasmar yang memiliki Tim Dragonboat[2] dan berprestasi Internasional, Maka TNI AD memiliki Yonif 133/YS sebagai tim yang punya tim dragonboat yang cukup kuat pula.
Terlepas dari ini, Prajurit Yonif 133/YS ternyata juga sering melakukan Operasi PAM NKRI seperti Penumpasan G 30 S/PKI di daerah Tandikat Kab. Padang Pariaman pada tahun 1965-1966, Operasi Seroja di Timor Timor 1977 s.d 1978 dan 1981 s.d 1987, Operasi Pam Pulau Terluar Natuna 1978 s.d 1980 dan Operasi Halilintar di Kepulauan Riau, Operasi Jaring Merah 1-VIII 1990 s.d 1998 di Aceh, Operasi Wibawa di Aceh 1998 s.d 1999, Operasi Sadar Rencong di Aceh 1998 s.d 1999, Operasi Rajawali di Aceh Darussalam 2000, Satgas Operasi RI-RDTL di Atambua NTT 2000 s.d 2001, Operasi Lihkam dan Pamwil di Nanggroe Aceh Darussalam 2002 s.d 203 dan 2004 s.d 2005, Operasi PAM Rahwan di Maluku 2010 s.d 2011,Satgas Operasi RI - PNG 2014 s.d 2015, Satgas Pamtas RI-MLY 2019 s.d 2020 di Kalbar, Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG di Maybrat Papua Barat Daya 2023 s.d 2024, Satgas Pam Pulau Terluar 2024 s.d 2025 di Kepulauan Mentawai dan Satgas Pam Pulau Terluar 2025 di Sikakap Kep. Mentawai. .
Komandan
Mayor Inf Soegiono (21 Oktober 1961 – 23 Maret 1962)
Mayor Inf Ramelan (23 Maret 1962 – 20 Agustus 1962)
Mayor Inf Soebandi (20 Agustus 1962 – 4 Mei 1963)
Mayor Inf Soenardi (4 Mei 1963 – 15 Desember 1964)
Letkol Inf Slamet (15 Desember 1964 – 21 Oktober 1965)
Mayor Inf Mochammad Jamil (21 Oktober 1965 – 2 Mei 1967)