Terminal Giwangan dibangun untuk menggantikan Terminal Umbulharjo. Terminal Giwangan merupakan terminal tipe A terbesar di Indonesia yang merupakan tempat singgah bus dari seluruh kota besar di Sumatra, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Terminal ini diresmikan pada tanggal 10 Oktober 2004,[2][3] rata-rata jumlah penumpang yang dilayani sarana itu berkisar 20.000 per hari sedangkan jumlah bus yang melaluinya, berdatangan maupun bertujuan ke provinsi lain, mencapai 850 buah.[4][5]
Angkutan pedesaan yang tersedia di Terminal Giwangan menggunakan minibus yang biasa disebut bus tuyul. Berikut ini adalah trayek angkutan pedesaan yang beroperasi di Terminal Giwangan.[7]
Giwangan - Bantul - Brosot PP.
Giwangan - Bantul - Pandansimo PP.
Giwangan - Bantul - Sorobayan PP.
Giwangan - Godean - Girimulyo PP.
Giwangan - Imogiri PP.
Giwangan - Parangtritis PP.
Giwangan - Jombor - Tempel PP.
Giwangan - Wates PP.
Giwangan - Wonosari PP.
Galeri
Giwangan, 2016
Armada Jalur 11 Trans Jogja
Informasi perjalanan bus malam dan patas dari Terminal Giwangan
Lorong di Terminal Bus Giwangan
Ruko di Terminal Bus Giwangan
Tempat Drop-off Penumpang di Terminal Bus Giwangan