Dahulu saat AMARI masih beroperasi, seluruh layanan AMARI Koridor 12 memulai dan mengakhiri perjalanannya di Halte Sunter Kelapa Gading, sehingga halte ini hanya dilayani Koridor 10 pada malam hari.
Bangunan dan tata letak
Halte Mambo dibangun dengan ukuran yang sempit mengikuti lebar median Jalan Enggano Raya. Halte ini memiliki 3 pintu dermaga di tiap sisi peronnya. Kedua sisi peron dipisahkan secara bersilang satu sama lain untuk mencegah penumpukan pelanggan. Keunikan dari Halte Mambo yakni halte ini merupakan satu-satunya halte Koridor 10 yang akses masuknya melalui zebra cross ketimbang jembatan penyeberangan orang seperti halte Koridor 10 lainnya. Tidak banyak fasilitas yang tersedia di dalam halte.
Catatan: Rute 10C beroperasi selama arus balik Lebaran Idulfitri dan diberangkatkan menyesuaikan dengan waktu berlabuh/berlayar kapal di pelabuhan.
Insiden
Pada 1 Desember 2025, sebuah truk menabrak bangunan Halte Mambo di bagian ujung depan. Halte mengalami kerusakan parah sementara muka truk juga turut hancur. Halte sempat ditutup pada bagian dan arah tempat terjadinya insiden dan dibuka kembali melayani pelanggan. Tetapi mengingat remuknya kaca jendela dan penyoknya struktur penyangga, memunculkan potensi bahaya bagi pelanggan, membuat halte ini ditutup sementara waktu hingga proses renovasi selesai 5 hari kemudian.[1]
Galeri
Kondisi Halte Enggano yang rusak parah pada April 2016.