Ragunan adalah sebuah halte Transjakarta yang terletak di Jalan Harsono RM, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Halte yang berada di Koridor 6 yang membentang dari utara ke selatan ini, merupakan titik awal Koridor 6 menuju Halte Galunggung, sekaligus merupakan halte bus Transjakarta paling selatan di DKI Jakarta. Tersedia fasilitas pusat informasi (information center) yang menyediakan layanan informasi terkait rute, layanan disabilitas, laporan kehilangan barang, hingga pengajuan permohonan Kartu Layanan Gratis (KLG) dan Pin Perista (Pelanggan Prioritas Transjakarta).
Sejarah
Awalnya Halte Ragunan terdiri atas dua bangunan halte yang terpisah satu sama lain. Halte di sisi Barat yang merupakan halte berperon sisi dengan 4 pintu dermaga, satu pintu terujung yang aktif dipakai, digunakan untuk penaikan penumpang. Sedangkan halte di sisi Timur yang berperon sisi tanpa pintu dermaga dikhususkan untuk penurunan penumpang. Akses dari dan menuju halte ini tersedia melalui rampa yang ada di antara kedua bangunan halte, dengan terdapat pula fasilitas rak sepeda di dekatnya.
Sempat direncanakan untuk dilakukan penyesuaian layanan di Halte Ragunan untuk sementara waktu mulai tanggal 7 September2022 dalam rangka penataan ulang halte Transjakarta.[1] Namun tertunda karena penataan ulang Halte Ragunan dianggap perlu pertimbangan lebih agar tidak mengganggu aktivitas penumpang.[2]
Beberapa waktu kemudian dibangun pula bangunan halte baru di sisi utara halte eksisting. Halte yang memiliki ukuran yang lebih kecil ini dimanfaatkan untuk penaikan rute-rute pengumpan seperti 5N tujuan Kampung Melayu, serta rute 6R menuju Stasiun MRT Fatmawati yang dulu sempat ada dan melayani penaikan di luar halte. Sebelumnya dibangun dengan 3 pintu dermaga di peron sisi utara, bangunan halte pun ditambahkan peron sisi selatan dengan jumlah pintu yang sama karena pemindahan layananan ke bangunan ini sehubungan dengan revitalisasi halte utama. Bangunan halte ini pun tidak lagi digunakan untuk melayani pelanggan usai bangunan halte yang baru direvitalisasi dioperasikan kembali.
Usai tiga setengah bulan menjalani revitalisasi, Halte Ragunan kembali melayani pelanggan mulai 26 Desember2023.[9]
Bangunan dan tata letak
Halte Ragunan yang baru memiliki desain yang lebih elegan dengan instalasi lampu yang lebih luas serta dinding dan atap kaca untuk masuk ke dalam halte dari sisi timur. Halte dibuat lebih luas sehingga fasilitas seperti toilet, termasuk toilet ramah disabilitas, musala, bahkan ruang pramudi tersedia di depan dermaga pintu F, G, dan H. Selain itu tersedia pula pintu halte sisi barat dan sisi tengah halte yang ramah disabilitas untuk memecah antrean masuk di timur halte serta sebagai akses keluar untuk menuju Pintu Masuk Taman Margasatwa Ragunan. Pada bulan Juli 2025, ditambahkan pula ruang tenang sebagai tempat beristirahat untuk penyandang disabilitas tunagrahita yang sensitif terhadap sensorik kebisingan maupun intensitas cahaya tinggi, serupa dengan di Halte Monumen Nasional.
Halte Ragunan yang baru memiliki 8 dermaga. Saat puncak kepadatan, lima pintu dermaga paling barat, pintu A, B, C, D, dan E, digunakan untuk membagi penaikan penumpang untuk 5 rute yang berbeda. Di luar waktu tersebut, penaikan rute 6V dialihkan ke pintu D dan E, bersama dengan rute 6B.
Pada 8 Januari 2026, dilakukan pembangunan pintu dermaga baru di antara pintu C dan D. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan mobilitas penumpang dalam menaiki bus Transjakarta. Pintu tersebut baru dioperasikan pada 25 Maret 2026 sebagai Pintu D yang baru dan melayani rute 6A.
Berikut merupakan peta tata letak layanan rute koridor/BRT di Halte Ragunan per 23 Oktober 2025: