Asal-usul banyaknya danau di Filipina berkaitan erat dengan aktivitas vulkanik dan tektonik di kepulauan tersebut. Sejumlah danau yang lebih kecil menempati kawah gunung berapi yang tak lagi aktif. Beberapa cekungan danau terbentuk akibat penuruan permukaan tanah yang disebabkan oleh aktivitas tektonik atau vulkanik beberapa waktu sebelumnya. Cekungan danau lainnya terbentuk akibat terhalangnya aliran drainase oleh tanah longsor, aliran lava, dan ejekta gunung berapi yang fragmental.[1][2]
Di antara danau-danau di Filipina, tiga danau dikenal karena ukurannya atau kepentingan ekonominya, yakni Laguna de Bay dan Danau Taal di Luzon, serta Danau Lanao di Mindanao.
Daftar
Daftar ini belum tentu lengkap. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. (November 2015)
Berikut ini adalah daftar sebagian danau permanen (tidak termasuk ayap) di Filipina:
↑Paguican, E. M. R.; van Wyk de Vries, B.; Lagmay, A. M. F. (2012). "Volcano-Tectonic Controls and Emplacement Kinematics of the Iriga Debris Avalanches (Philippines)". Bulletin of Volcanology. 74 (9): 2067–2081. doi:10.1007/s00445-012-0652-7.
↑heinzkieh (August 20, 2008). "Lake Kabalin-an". Tampisaw sa Ulan. Diarsipkan dari asli tanggal March 27, 2012. Diakses tanggal 2011-07-18.
↑"Tourist Spots". Dumaguete Directory. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-04-15. Diakses tanggal July 18, 2011.
↑"A Visit to Cabilao Island". Bohol Philippines "God's Little Paradise". 2006-03-18. Diarsipkan dari asli tanggal August 31, 2011. Diakses tanggal July 13, 2011.
↑simelguwapo (November 29, 2007). "Sablayan - About the Town". Sablayan, Mindoro Barat. Diarsipkan dari asli tanggal March 28, 2012. Diakses tanggal 2011-07-28.