Menurut survei agama nasional, sekitar 5.6% penduduk Filipina adalah Muslim, menjadikan Islam agama terbesar kedua di negara tersebut. Namun, Komisi Muslim Filipina Nasional mempersengketakannya dan mengklaim pengikutnya berjumlah sekitar 11% dari total populasi.[3][4] Kebanyakan Muslim tinggal di bagian Mindanao, Palawan, dan Kepulauan Sulu – sebuah wilayah yang dikenal sebagai wilayah Bangsamoro atau Moro.[5] Beberapa orang bermigrasi ke kawasan perkotaan atau pedesaan di bagian-bagian yang berbeda dari negara tersebut. Kebanyakan Muslim Filipina mempraktikan Islam Sunni menurut mazhab Syafi'i.[6] Terdapat beberapa Muslim Ahmadiyyah di negara tersebut.[7]
Kristen datang ke Filipina dengan pendaratan Ferdinand Magellan pada 1521. Pada akhir abad ke-16, kepulauan tersebut diklaim Spanyol dan dinamai dengan nama rajanya. Aktivitas misionaris pada masa penjajahan negara tersebut oleh Spanyol dan Amerika Serikat berujung pada perubahan Filipina menjadi negara pertama, dan kemudian, bersama dengan Timor Leste, yang menjadi salah satu dari dua negara mayoritas Katolik di Asia Tenggara, dengan sekitar 92.5% penduduk masuk kepercayaan Kristen.[8][14]
Hingga 2013[update]. Menurut CIA World Factbook, populasi Muslim di Filipina dikabarkan pada sensus 2000 berjumlah 11%.[8] Mayoritas Muslim di Filipina menganut Islam Sunni dari aliran yurisprudensiShafi, dengan minoritas Syiah dan Ahmadiyyah.[7]Islam adalah agama monoteistik tertua yang tercatat di Filipina. Islam mencapai Filipina pada abad ke-14 dengan kedatangan para pedagang Muslim dari Teluk Persia, India Selatan, dan para pengikut mereka dari beberapa pemerintahan kesultanan di Asia Tenggara Maritim. Islam menjadi mayoritas di pesisir Teluk Manila, tempat dari beberapa kerajaan Muslim. Saat penaklukan Spanyol, Islam mengalami penurunan drastis sebagai kepercayaan monoteistik dominan di Filipina akibat pengenalan Katolik Roma oleh para misionaris Spanyol. suku-suku Filipina selatan merupakan beberapa komunitas Filipina pribumi yang bertahan dari penjajahan Spanyol dan pemindahan ke agama Katolik Roma.
Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit yang sekarang menjadi Indonesia, memperkenalkan Hindu dan Buddha ke kepulauan tersebut.[15] Patung-patung kuno dari dewa-dewa Hindu-Buddha yang ditemukan di Filipina berasal dari 600 sampai 1600 tahun yang lalu.[16]
↑Philippines. 2013 Report on International Religious Freedom (Report). United States Department of State. July 28, 2014. SECTION I. RELIGIOUS DEMOGRAPHY.
↑Note: The Irreligious population is taken from the Catholic majority. The 65% is from the Filipino American population which have a more accurate demographic count sans the Muslim population of the Philippines.