Naurus adalah salah satu agama asli Nusantara yang masih hidup, yakni aliran kepercayaan suku-suku Manusela serta Nuaulu di Pulau Seram, Maluku, Indonesia. Agama Naurus dapat dikatakan sebagai sebuah aliran sinkretis agama Hindu di Indonesia, karena keberadaan unsur-unsur Hindu dan sebutan umatnya diri selaku orang Hindu. Unsur-unsur Hinduis dimasukkan ke dalam kepercayaan asli Seram dari Kerajaan Hindu Butuan di Pulau Mindanao pada zaman dulu (kini Filipina). Dewa-Dewi agama Naurus kemungkinan mencakupi nama-nama dari wiracarita Ramayana: Rabie (Rama), Hainuwele (Hanuman), dan naga. Akan tetapi Rabie serta Hainuwele ("Gadis Kelapa") lebih baik adalah figur-figur mitos pribumi. Nama Tuhan tertinggi adalah Allahatala.[1][2][3][4]
↑Shiv Shanker Tiwary & Rajeev Kumar (2009). Encyclopaedia of Southeast Asia and Its Tribes. Vol.Jilid 1. Anmol Publications. hlm.92. ISBN81-261-3837-8.
↑Adolf E. Jensen (1991). Myth and Cult among Primitive Peoples. Diterjemahkan oleh Choldin, Marianna Tax; Weissleder, Wolfgang. Chicago: University of Chicago Press. hlm.88–111.