Nama Kementerian/ Departemen |
Dasar hukum |
Unit eselon I |
| Unsur pembantu pimpinan |
Unsur pelaksana |
Unsur pengawas |
Unsur pendukung |
Staf ahli |
| Kementerian Kemakmuran[7] |
PP 10/SD/1945 |
Sekretariat Jenderal |
- Koordinator Perdagangan
- Koordinator Pertanian
- Koordinator Perindustrian
|
|
|
|
| Kementerian Kemakmuran[7] |
Kepmen Kemakmuran 3931/1948 |
Sekretariat Jenderal |
- Koordinator Perdagangan, Koperasi, Pengumpulan, Penyimpanan dan Distribusi
- Koordinator Pertanian Rakyat dan Pendidikan, Perikanan, Kehewanan, dan Penyelidikan Pertanian
- Koordinator Perindustrian, Kerajinan Tambang, Geologi, dan Tera
- Koordinator Kehutanan dan Perkebunan
- Koordinator Perguruan Tinggi Pertanian dan Publikasi
|
|
|
|
| Departemen Pertanian |
Keppres 170/1966[9] |
Sekretariat Jenderal |
- Direktorat Jenderal Pertanian
- Direktorat Jenderal Kehutanan
- Direktorat Jenderal Kehewanan
|
|
|
|
| Departemen Pertanian |
Keppres 45/1974[10] |
Sekretariat Jenderal |
- Direktorat Jenderal Kehutanan
- Direktorat Jenderal Pertanian Tanaman Pangan
- Direktorat Jenderal Perikanan
- Direktorat Jenderal Peternakan
- Direktorat Jenderal Perkebunan
|
Inspektorat Jenderal |
- Badan Pusat Penelitian & Pengembangan
|
- Staf Ahli Bidang Umum
- Staf Ahli Bidang Perusahaan
- Staf Ahli Bidang Hubungan Masyarakat
- Staf Ahli Bidang Pangan
|
| Departemen Pertanian |
Keppres 15/1984[11] |
Sekretariat Jenderal |
- Direktorat Jenderal Pertanian Tanaman Pangan
- Direktorat Jenderal Perikanan
- Direktorat Jenderal Peternakan
- Direktorat Jenderal Perkebunan
|
Inspektorat Jenderal |
- Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
- Badan Pendidikan, Latihan, dan Penyuluhan Pertanian
|
| Departemen Pertanian dan Kehutanan |
Keppres 177/2000 |
Sekretariat Jenderal |
- Direktorat Jenderal Bina Sarana Pertanian
- Direktorat Jenderal Bina Produksi Tanaman Pangan
- Direktorat Jenderal Bina Produksi Hortikultura
- Direktorat Jenderal Bina Produksi Perkebunan
- Direktorat Jenderal Bina Produksi Peternakan
- Direktorat Jenderal Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian
|
Inspektorat Jenderal |
- Badan Bimbingan Massal Ketahanan Pangan
|
|
| Departemen Pertanian |
Keppres 38/2001 Keppres 109/2001 |
Sekretariat Jenderal |
- Direktorat Jenderal Bina Sarana Pertanian
- Direktorat Jenderal Bina Produksi Tanaman Pangan
- Direktorat Jenderal Bina Produksi Hortikultura
- Direktorat Jenderal Bina Produksi Perkebunan
- Direktorat Jenderal Bina Produksi Peternakan
- Direktorat Jenderal Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian
|
Inspektorat Jenderal |
- Badan Bimbingan Massal Ketahanan Pangan
- Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
- Badan Karantina Pertanian
|
- Bidang Hubungan Antar Lembaga
- Bidang Lingkungan dan Pembangunan Wilayah Pertanian
- Bidang Ketenagakerjaan Pertanian
- Bidang Teknologi Pertanian
- Bidang Kerja Sama Pertanian Internasional
|
| Departemen Pertanian |
Perpres 10/2005[12] |
Sekretariat Jenderal |
- Direktorat Jenderal Pengelolaan Lahan dan Air
- Direktorat Jenderal Tanaman Pangan
- Direktorat Jenderal Hortikultura
- Direktorat Jenderal Perkebunan
- Direktorat Jenderal Peternakan
- Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian
|
Inspektorat Jenderal |
- Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
- Badan Ketahanan Pangan
- Badan Karantina Pertanian
|
|
| Kementerian Pertanian |
Perpres 24/2010[13] |
Sekretariat Jenderal |
- Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian
- Direktorat Jenderal Tanaman Pangan
- Direktorat Jenderal Hortikultura
- Direktorat Jenderal Perkebunan
- Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan
- Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian
|
Inspektorat Jenderal |
|
- Bidang Lingkungan
- Bidang Kebijakan Pembangunan Pertanian
- Bidang Kerja Sama Internasional
- Bidang Inovasi dan Teknologi
- Bidang Investasi Pertanian
|
| Kementerian Pertanian |
Perpres 92/2011[14] |
Sekretariat Jenderal |
Inspektorat Jenderal |
| Kementerian Pertanian |
Perpres 45/2015[15] |
Sekretariat Jenderal |
- Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian
- Direktorat Jenderal Tanaman Pangan
- Direktorat Jenderal Hortikultura
- Direktorat Jenderal Perkebunan
- Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan
|
Inspektorat Jenderal |
- Bidang Pengembangan Bio Industri
- Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional
- Bidang Investasi Pertanian
- Bidang Lingkungan Pertanian
- Bidang Infrastruktur Pertanian
|
| Kementerian Pertanian |
Perpres 117/2022[16] |
Sekretariat Jenderal |
Inspektorat Jenderal |
- Standardisasi Instrumen Pertanian
- Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
- Karantina Pertanian[a]
|
| Kementerian Pertanian |
Perpres 192/2024[1] |
Sekretariat Jenderal |
|
Inspektorat Jenderal |
|
- Bidang Infrastruktur Pertanian
- Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional
- Bidang Investasi Pertanian
- Bidang Lingkungan Pertanian
- Bidang Hubungan Kelembagaan, Regulasi, dan Reformasi Birokrasi
|