| Nama K/L |
Dasar hukum |
Unit eselon I |
| Unsur pembantu pimpinan |
Unsur pelaksana |
Unsur pengawas |
Unsur pendukung |
Staf ahli |
| Departemen Sosial |
Keppres 45/1974[7] |
Sekretariat Jenderal |
- Direktorat Jenderal Bina Sosial
- Direktorat Jenderal Bina Rehabilitasi dan Pelayanan Sosial
- Direktorat Jenderal Bina Bantuan Sosial
|
Inspektorat Jenderal |
- Badan Penelitian dan Pengembangan Sosial
|
|
| Departemen Sosial |
Keppres 49/1983[8] Keppres 15/1984[9] |
Sekretariat Jenderal |
- Direktorat Jenderal Bina Kesejahteraan Sosial
- Direktorat Jenderal Bina Rehabilitasi Sosial
- Direktorat Jenderal Bina Bantuan Sosial
|
Inspektorat Jenderal |
- Badan Penelitian dan Pengembangan Sosial
|
|
| Departemen Sosial |
Keppres 61/1998[10] |
Sekretariat Jenderal |
- Direktorat Jenderal Bina Kesejahteraan Sosial
- Direktorat Jenderal Bina Rehabilitasi Sosial
- Direktorat Jenderal Bina Bantuan Sosial
|
Inspektorat Jenderal |
- Badan Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
|
|
| Departemen Sosial |
Keppres 109/2001[11] |
Sekretariat Jenderal |
- Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial
- Direktorat Jenderal Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial
- Direktorat Jenderal Bantuan dan Jaminan Sosial
|
Inspektorat Jenderal |
- Badan Pelatihan dan Pengembangan Sosial
|
- Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga
- Staf Ahli Bidang Perlindungan Sosial
- Staf Ahli Bidang Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Sosial
- Staf Ahli Bidang Dampak Sosial
- Staf Staf Ahli Bidang Integrasi Sosial
|
| Departemen Sosial |
Perpres 10/2005[12] |
Sekretariat Jenderal |
- Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial
- Direktorat Jenderal Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial
- Direktorat Jenderal Bantuan dan Jaminan Sosial
|
Inspektorat Jenderal |
- Badan Pelatihan dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
|
|
| Kementerian Sosial |
Perpres 24/2010[13] |
Sekretariat Jenderal |
- Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial
- Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial
- Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan
|
Inspektorat Jenderal |
- Badan Pendidikan dan Penelitian Kesejahteraan Sosial
|
- Staf Ahli Bidang Otonomi Daerah
- Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga
- Staf Ahli Bidang Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial
- Staf Ahli Bidang Dampak Sosial
- Staf Ahli Bidang Integrasi Sosial
|
| Kementerian Sosial |
Perpres 46/2015[14] |
Sekretariat Jenderal |
- Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial
- Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial
- Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial
- Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin
|
Inspektorat Jenderal |
- Badan Pendidikan, Penelitian, dan Penyuluhan Sosial
|
- Staf Ahli Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial
- Staf Ahli Bidang Teknologi Kesejahteraan Sosial
- Staf Ahli Bidang Aksesibilitas Sosial
|
| Kementerian Sosial |
Perpres 110/2021[15] Perpres 162/2024[16] |
Sekretariat Jenderal |
- Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial
- Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial
- Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial
|
Inspektorat Jenderal |
|
- Staf Ahli Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial
- Staf Ahli Bidang Teknologi Kesejahteraan Sosial
- Staf Ahli Bidang Aksesibilitas Sosial
|
| Kementerian Sosial |
Perpres 22/2026[17] |
Sekretariat Jenderal |
- Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial
- Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial
- Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial
|
Inspektorat Jenderal |
- Badan Sumber Daya Manusia dan Sekolah Rakyat
|
- Staf Ahli Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial
- Staf Ahli Bidang Teknologi Kesejahteraan Sosial
- Staf Ahli Bidang Aksesibilitas Sosial
|