Saat Pertempuran Uhud, ia diberikan pedang Muhammad, dengan bangganya dan bergaya amanah dan bangga ia maju bertempur dan banyak membunuh pasukan Quraiys. Pada momen akhir ia tetap bertahan dengan banyak luka panah melindungi Muhammad dari kepungan musuh.[1]
Abu Dujanah sering hilang cepat setelah solat subuh, Muhammad bertanya apa masalahnya, ia katakan bahwa di samping rumahnya ada pohon kurma yang buahnya kadang jatuh di depan rumahnya sehingga Abu Dujanah khawatir anaknya bangun pagi memakan kurma yang bukan haknya. Maka Muhammad dan Abu Bakar memberi solusi membeli pohon kurma itu dari uang Abu Bakar.[1]
Saat Pertempuran Khaibar, ia meneriman tantangan pertarungan satu lawan satu sehingga ia berhasil membunuh pasukan yahudi.[2]