Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (bahasa Inggris:Organisation for Economic Co-operation and Developmentcode: en is deprecated , OECD; bahasa Prancis:Organisation de coopération et de développement économiquescode: fr is deprecated , OCDEcode: fr is deprecated ) adalah organisasi antarpemerintah dengan 38 negara anggota[3][4] yang didirikan pada tahun 1961 untuk mendorong kemajuan ekonomi dan perdagangan dunia. OECD adalah forum di mana negara-negara anggotanya menggambarkan diri mereka sebagai negara yang berkomitmen pada demokrasi dan ekonomi pasar, menyediakan wadah untuk membandingkan pengalaman dalam mengambil kebijakan, mencari jawaban atas masalah umum, mengidentifikasi praktik yang baik, dan mengoordinasikan kebijakan domestik dan internasional para anggotanya.
Berawal tahun 1948 dengan nama Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi Eropa (OEEC - Organisation for European Economic Co-operation), dipimpin oleh Robert Marjolin dari Prancis, untuk membantu menjalankan Marshall Plan, untuk rekonstruksi Eropa setelah Perang Dunia II. Kemudian, keanggotaannya merambah negara-negara non-Eropa, dan tahun 1961, dibentuk kembali menjadi OECD oleh Konvensi tentang Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi.
Mayoritas anggota OECD umumnya dianggap sebagai negara maju, dengan ekonomi berpendapatan tinggi, dan Indeks Pembangunan Manusia yang sangat tinggi.
Pada tahun 2024, populasi kolektif OECD adalah 1,38 miliar jiwa,[5] dengan angka harapan hidup rata-rata 80 tahun dan usia rata-rata 40 tahun, dibandingkan dengan rata-rata global sebesar 30 tahun.[6] Pada tahun 2017, negara-negara anggota OECD secara kolektif mencakup 62,2% dari PDB nominal global (USD 49,6 triliun)[7] dan 42,8% dari PDB global (Int$54,2 triliun) pada paritas daya beli.[8] OECD adalah pengamat resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa.[9] Negara-negara OECD memiliki sistem jaminan sosial yang kuat; pengeluaran kesejahteraan sosial rata-rata mereka sekitar 21% dari PDB mereka.[10][11][12]
Markas besar OECD berada di Château de la Muette di Paris, Prancis, yang merupakan tempat berdirinya organisasi pendahulunya, Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi Eropa (OEEC).[13] Dana OECD berasal dari kontribusi negara-negara anggotanya dengan tarif yang bervariasi, dan diakui sebagai penerbit data ekonomi yang sangat berpengaruh melalui publikasi serta evaluasi dan pemeringkatan tahunan negara-negara anggota.[14]
Setiap negara anggota OECD diwakili oleh delegasi yang dipimpin oleh duta besar. Bersama, mereka membentuk Dewan OECD. Negara-negara anggota bertindak secara kolektif melalui dewan (dan komite tetapnya) untuk memberikan arahan dan tuntunan pada pekerjaan organisasi.
Komite substantif OECD, satu untuk setiap area kerja OECD, ditambah berbagai badan pembantunya. Anggota komite biasanya adalah pakar subjek dari pemerintah anggota dan nonanggota. Komite mengawasi semua pekerjaan pada setiap tema (publikasi, gugus tugas, konferensi, dan sebagainya). Anggota komite kemudian menyampaikan kesimpulan kepada para pemimpin mereka.
Sekretariat OECD, yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal (saat ini Mathias Cormann), memberikan dukungan kepada komite tetap dan substantif. Sekretariat ini diorganisasikan ke dalam direktorat, yang mencakup sekitar 2.500 staf.
Sekretaris-Jenderal
Sekretaris-Jenderal OECD adalah ketua dari Sekretariat OECD dan Dewan OECD. Pemilihan Sekretaris-Jenderal dilakukan berdasarkan musyawarah, artinya seluruh anggota harus menyetujui calon tersebut.[16]
Perwakilan negara anggota dan pengamat bertemu dalam komite khusus mengenai bidang kebijakan tertentu, seperti ekonomi, perdagangan, sains, ketenagakerjaan, pendidikan, bantuan pembangunan, atau pasar keuangan. Ada sekitar 200 komite, kelompok kerja, dan kelompok ahli. Komite membahas kebijakan dan meninjau kemajuan dalam bidang kebijakan tertentu.[22]
Wilayah dependensi negara-negara anggota OECD tidak menjadi anggota secara mandiri, tetapi dapat memiliki status keanggotaan sebagai bagian dari negara berdaulatnya.[48]
Wilayah Merdeka Trieste – Wilayah Merdeka Trieste (Zona A) adalah anggota OEEC hingga tahun 1954, ketika wilayah tersebut bergabung dengan Italia dan status independennya hilang.[23]
Pada bulan Maret 2014, OECD menghentikan perundingan keanggotaan Rusia sebagai tanggapan atas Aneksasi Rusia ke Krimea pada tahun itu, dan pelanggaran HAM dan sipil yang berkelanjutan.[60][61] Pada tanggal 25 Februari 2022, OECD mengakhiri proses aksesi Rusia setelah Rusia menginvasi Ukraina.[62] Pada bulan Maret 2022, Belarus diskors dari segala partisipasi di OECD.[63]
↑Vietnam+ (VietnamPlus) (2025-01-22). "PM meets with OECD Secretary-General in Davos". Vietnam+. Vietnam News Agency. Diakses tanggal 2025-01-22. PM Chinh suggested that the OECD consider Vietnam's early accession to the organisation and facilitate the inclusion of Vietnamese professionals within its Secretariat.
↑"OECD iLibrary (formerly: Source OECD)". Ontario Council of University Libraries. 28 November 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 5 March 2016. Diakses tanggal 29 January 2017. OECD iLibrary is OECD's Online Library for Books, Papers and Statistics and the gateway to OECD's analysis and data. It has replaced SourceOECD in July 2010.