Sebelumnya, Cormann merupakan Menteri Keuangan Australia dari 2013 sampai 2020 dan seorang Senator dari Australia Barat untuk Partai Liberal Australia dari 2007 sampai 2020. Ia menjabat sebagai menteri keuangan terlama di Australia, mengabdi dibawah pemerintahan Tony Abbott, Malcolm Turnbull dan Scott Morrison. Pada 2017, ia diangkat sebagai Ketua Fraksi Liberal di Senat Australia oleh Turnbull.[2] Ia juga menjabat sebagai Menteri Negara Khusus dari tahun 2015 hingga 2016, 2017 hingga 2018, dan 2019 hingga 2020, serta sebagai Menteri Pelayanan Publik dari tahun 2018 hingga 2019.[4][5][6] Sebagai pemimpin pemerintahan di Senat, Cormann juga merupakan Wakil Presiden Dewan Eksekutif.[7]
Cormann pensiun dari dunia politik agar dapat dicalonkan oleh Scott Morrison untuk menjadi calon Sekretaris Jenderal OECD dari Australia.[8][9][10] Pada 12 Maret 2021, ia dipilih sebagai Sekretaris Jenderal, berhasil mendapatkan dukungan mayoritas negara-negara OECD. Cormann adalah orang Australia pertama yang menduduki jabatan ini.
Kehidupan awal
Lahir di Eupen pada 20 September 1970 di dalam Komunitas Jerman di Belgia, Cormann merupakan anak sulung dari 4 bersaudara dan putra tunggal dari Hildegard dan Herbert Cormann.[11] Cormann dibesarkan di desa Raeren, 5 kilometer dari perbatasan Jerman-Belgia. Saat ia lahir, ayahnya merupakan seorang buruh di pabrik Jerman. Saat ia berusia sepuluh tahun, ayahnya menghabiskan enam bulan di rumah sakit karena penyakit parah yang membuatnya tidak dapat bekerja; ia kemudian menjadi pecandu alkohol tetapi pulih.[11][12] Keluarga itu mengandalkan dana pensiun disabilitas dan bantuan dari gereja Katolik setempat, tempat Cormann menjabat sebagai putra altar.[13]
Setelah memulai pendidikannya di dalam negeri, Cormann menyelesaikan sekolah menengahnya di Liège, di mana ia belajar bahasa Prancis sebagai bahasa kedua.[11] Ia berkuliah di Universitas Namur di mana ia memperoleh gelar kandidat sarjana hukum. Pada 1989, ia beserta beberapa teman-temannya mengendarai mobil menuju ke Berlin dan menjadi saksi Kejatuhan Tembok Berlin serta Reunifikasi Jerman. Ia mengutip pengalamannya mengenai sistem yang digunakan di Jerman Timur dan Barat sebagai hal yang berpengaruh dalam perkembangan politiknya.[13] Cormann kemudian mengambil studi pascasarjana hukum di Katholieke Universiteit Leuven, memperoleh gelar sarjana hukum dan belajar bahasa Belanda.[14] Ia mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa keempat pada tahun 1993 saat mengikuti pertukaran Program Erasmus ke Universitas East Anglia di Norwich, Inggris.[11]
Karir awal politik dan pindah ke Australia
Para anggota dan ketua bersama Kelompok Penasihat Australia-Jerman, termasuk Mathias Cormann (baris depan, ke-4 dari kiri) bersama Angela Merkel (baris depan, ke-3 dari kiri) pada Juli 2015.
Orang tua Cormann tidak begitu aktif dalam berpolitik.[13] Namun Cormann tetap melaju ke politik dengan bergabung ke Partai Sosial Kristen Belgia (CSP) pada usia muda dan ia dipilih menjadi anggota dewan kota Raeren pada usia 21.[11] Ia kemudian bekerja di Brussel sebagai seorang sekretaris untuk Mathieu Grosch yang mewakili komunitas Jerman di Belgia di Parlemen Eropa.[13][15] Pada tahun 1995, ia dikaitkan dengan kampanye Joëlle Milquet untuk jabatan presiden Partai Sosial Kristen (PSC) yang berbahasa Prancis.[16]
Selama masa studinya di Inggris, Cormann menjalin hubungan dengan seorang wanita Australia. Ia pertama kali datang ke Australia pada Juni 1994 untuk mengunjungi keluarga wanita tersebut di Perth. Hubungan mereka tidak berlanjut, tetapi setelah kembali ke Belgia untuk menyelesaikan studinya, ia memutuskan untuk menetap di Australia.[13] Ia menetap di Perth pada bulan Juli 1996, pada usia 25 tahun, awalnya bekerja sebagai tukang kebun di Presbyterian Ladies' College karena gelar sarjana hukum Belgia-nya tidak diakui.[17] Cormann kemudian menghubungi Senator Chris Ellison, ketua komite perjanjian parlemen, secara tiba-tiba dan meminta untuk bekerja di kantornya sebagai sukarelawan. Setelah dua minggu, ia mendapatkan posisi bergaji sebagai staf.[13]
Cormann adalah seorang konservatif ekonomi dan fiskal pasar bebas. Sebagai Senator, baik di Oposisi maupun di Pemerintah, ia secara konsisten memperjuangkan pajak yang lebih rendah, pemerintahan yang lebih kecil, pasar terbuka, dan perdagangan bebas.[21][22] Di dalam Partai Liberal, ia dikaitkan dengan para ekonom.[23]
Walaupun secara sosial Cormann menentang perkawinan sejenis dan pada tahun 2017 berargumen "agar pemungutan suara lewat pos diadakan sebelum pemungutan suara parlemen mengenai masalah ini", setelah mendengar jajak pendapat masyarakat bahwa kebanyakan di antara mereka mendukung perkawinan sesama jenis, Cormann memilih untuk memberikan suara mendukung rancangan undang-undang yang melegalkan pernikahan sesama jenis.[24][25]
Cormann adalah seorang penganut Gereja Katolik Roma.[28] Ia menikah dengan Hayley Cormann, seorang pengacara. Keduanya memiliki dua orang anak perempuan.[29] Cormann bisa berbahasa Jerman, Prancis dan Belanda selain Inggris.
Cormann mendapatkan warga negara Australia pada Hari Australia di 2000, menyebabkan kewarganegaraan Belgianya dicabut secara otomatis sesuai dengan UU Kewarganegaraan Belgia. Hal ini dikonfirmasi kembali saat Cormann maju sebagai calon Senator.[30]
Cormann memiliki SIM pesawat pribadi pada 2001.[31]
↑Turnbull, Malcolm (19 December 2017). "Ministerial Arrangements" (Press release). Government of Australia. Diarsipkan dari asli tanggal 13 March 2018. Diakses tanggal 3 February 2018. Mathias Cormann will take on the additional role Special Minister of State. Mathias's expanded portfolio is testament to his outstanding performance as a Cabinet Minister. Senator Brandis' position as Leader of the Senate will be filled by Senator Cormann, who has been integral in steering the Government's agenda through the Senate. His determination and his counsel are invaluable.