Transisi dari Shang ke Zhou
Dinasti Shang yang makmur menyaksikan pemerintahannya dipenuhi dengan berbagai pencapaian luar biasa. Yang patut dicatat, dinasti ini berlangsung cukup lama di mana 31 raja memerintah selama periode panjang 17 generasi. Pemerintahan raja-raja Shang digambarkan sebagai hegemonik. Otoritas kerajaan berasal dari pribadi raja, yang ditegakkan oleh militernya. Klan-klan tetangga bersekutu melalui pernikahan dan diadopsi ke dalam kuil leluhur Shang.
Ada sebuah syair yang mendeskripsikan tahun-tahun terakhir Dinasti Shang yang bertulis, "Langit mengirimkan kematian dan kekacauan; kelaparan terus berdatangan". Data paleoklimat menunjukkan periode pendinginan jangka panjang di belahan bumi utara, yang mencapai puncaknya tepat sekitar jatuhnya Dinasti Shang.
Pada tahun 1059 SM, dua kejadian tidak biasa terjadi: Pada Mei 1059 SM, pengumpulan terpadat dari lima planet yang terlihat dengan mata telanjang dalam kurun waktu lima ratus tahun dapat dilihat di rasi bintang Cancer, dan beberapa musim kemudian Komet Halley muncul. Satu atau lebih dari kejadian ini diinterpretasi oleh Raja Wen dari Zhou sebagai tanda persetujuan supernatural. Catatan-catatan awal, seperti prasasti pada Da Yu ding, menggunakan bahasa yang lebih deskriptif daripada teoretis: "perintah agung di langit" (天有大令).
Walaupun Shang dan Zhou memiliki asal muasa yang mitologis dan klaim memiliki darah surgawi, Dinasti Zhou merupakan dinasti pertama yang menggunakan konsep Tianming untuk menjelaksan hak kuasa dan mengira bahwa memerintah dengan bijak di mata Langit merupakan satu-satunya cara untuk menyimpan kekuasaan. Mereka juga menyatakan bahwa Dinasti Shang memiliki mandat karena mandat untuk Dinasti Xia telah dicabut dan Tuhan memberikan mandat-Nya untuk Dinasti Shang, menyebabkan keruntuhan Dinasti Xia dan kebangkitan Shang. Maka dari sini, Dinasti Zhou menggangap bahwa Dinasti Xia telah memberikan sebuah preseden dan keabsahan pemberontakan Zhou. Dinasti Zhou percaya bahwa keluarga penguasa Shang telah mengalami kemerosotan moral dan bahwa hilangnya kebajikan para pemimpin Shang memberi hak kepada keluarga mereka sendiri untuk mengambil alih kekuasaan. Mereka mengatakan bahwa penggulingan Dinasti Shang sesuai dengan mandat yang diberikan oleh Surga. Bahkan pada saat upacara pelantikan Raja Kang dari Zhou, raja generasi ketiga, perintah kerajaan yang dibacakan kepada raja baru secara eksplisit menyatakan keyakinan bahwa Surga telah mengubah mandatnya.