Pada bulan Mei 2008, dua mesin J85-GE-21 yang menggerakkan jet tempur Northrop F-5E Tiger II milik Angkatan Udara Kerajaan Malaysia (RMAF) dilaporkan hilang. Mesin jet tersebut milik Skuadron ke-12 (Scorpion) yang bermarkas di Butterworth. Investigasi lebih lanjut menghasilkan penangkapan dua personel RMAF dan seorang kontraktor sipil didakwa sehubungan dengan pencurian dan pembuangan kedua mesin tersebut pada tanggal 6 Januari 2010.[10][11] Pada tanggal 5 Februari 2010, Jaksa Agung Negara Malaysia mengungkapkan bahwa dua mesin yang hilang telah ditemukan di Uruguay dengan bantuan Pemerintah Uruguay dan pemerintah Malaysia sedang melanjutkan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengamankan pengembaliannya.[11][12] Investigasi menunjukkan bahwa mesin-mesin tersebut dibawa keluar dari pangkalan RMAF antara tanggal 20 Desember 2007 hingga 1 Januari 2008 sebelum dikirim ke gudang di Subang Jaya untuk dikirim dari Malaysia ke Amerika Selatan.[13][14]
Kediaman perwakilan diplomatik
Malaysia memiliki kedutaan besar di Buenos Aires, Argentina yang merangkap sekali untuk Uruguay.[15]
↑"Malasia Perfil PaÃs"(PDF) (dalam bahasa Spanyol). Investment Promotion in Uruguay. December 2013. Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 4 March 2016. Diakses tanggal 28 February 2018.