Hubungan dagang antara kedua negara saat ini sedang meningkat.[5] Bahrain telah mengundang komunitas bisnis Malaysia untuk berinvestasi di negara tersebut.[6] Dengan demikian, banyak perusahaan Malaysia telah mewakili di Bahrain dan terlibat dalam proyek-proyek besar termasuk pembangunan Sirkuit Internasional Bahrain, Pusat Kota Bahrain dan banyak proyek infrastruktur lainnya, seperti perluasan Jalan Lintas Sitra.[1][7] Antara Januari–Oktober 2007, perdagangan bilateral antara kedua negara mencapai U$191 juta dan sekitar 7.200 warga Bahrain telah mengunjungi Malaysia pada tahun yang sama.[1] Bahrain juga dalam proses untuk menjadi tujuan bisnis.[4] Kedua negara juga bersaing di sektor perbankan Islam.[8]
↑Kamalavacini Ramanathan (16 Desember 2013). "Bahrain seeking biz venture with M'sian". The Malaysian Reserve. Diarsipkan dari asli tanggal 11 January 2014. Diakses tanggal 12 January 2014.
↑"Bahrain country brief (Economic Overview)". Australian Government (Department of Foreign Affairs and Trade). September 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 25 August 2014. Diakses tanggal 12 January 2014.