Belarus dan Malaysia menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1992. Tidak ada satu negara pun yang memiliki duta besar tetap. Kedutaan Belarus di Jakarta merangkap sekaligus untuk Malaysia.[1] Kedua negara merupakan anggota Gerakan Non-Blok.
Sejarah
Hubungan antara kedua negara telah terjalin sejak 5 Maret 1992 dengan fokus utama pada kerja sama ekonomi.[1] Pada bulan Februari 2003, Menteri Luar Negeri Belarusia Mikhail Khvostov ikut serta dalam KTT Gerakan Non-Blok (NAM) ke-13 di Kuala Lumpur, Malaysia.[2]
Kerja sama
Bidang ekonomi
Ekspor utama dari Belarus adalah pupukkalium dan nitrogen, sedangkan impor utama dari Malaysia adalah karet, lampu dan tabung, kakao, televisi, monitor video, proyektor film, dan radio.[1] Saat ini, Belarus sangat ingin memperluas hubungan perdagangan dan investasi,[3] dan meningkatkan ekspor pupuk kalium dan ban ke Malaysia.[4] Pada tahun 2013, Pameran Nasional Belarus diluncurkan di Malaysia untuk menampilkan produk-produk berteknologi tinggi dan inovatif dari Belarus.[5]Provinsi Minsk di Belarus telah mengumumkan niatnya untuk mengembangkan kerja sama dengan negara bagian Sabah di Malaysia, dengan pihak Belarus mengatakan bahwa hubungan di semua bidang antara kedua negara harus dikembangkan lebih aktif, termasuk antar wilayah.[6]
Bidang keamanan
Malaysia juga berupaya melakukan kerja sama militer dengan Belarus untuk memperbaiki pesawat militernya.[7]