FĂștbol Club Barcelona, (pengucapan bahasa Spanyol: [fubËbÉlklubbÉÉŸsÉËlonÉ]) juga dikenal sebagai Barcelona atau Barça, adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Barcelona, Katalonia, Spanyol, yang ikut serta di kompetisi tertinggi sepak bola Spanyol, La Liga.
Barcelona adalah salah satu tim yang paling didukung di dunia, dan memiliki media sosial terbesar di antara tim olahraga lainnya.[4][5][6] Pemain Barca telah memenangkan catatan jumlah penghargaan Ballon d'Or (12), serta catatan jumlah penghargaan FIFA World Player of the Year (7). Pada tahun 2010, klub membuat sejarah ketika tiga pemain yang datang melalui akademinya (Messi, Iniesta & Xavi) terpilih sebagai tiga pemain terbaik di dunia, setelah mengantongi tempat teratas di FIFA Ballon d'Or, prestasi belum pernah terjadi sebelumnya untuk pemain dari sekolah sepak bola yang sama.
Sejarah
Periode awal (1899â1922)
Walter Wild mendapat kehormatan menjadi presiden pertama FC Barcelona (1899â1901).Joan Gamper bertekad membangkitkan klub dari krisis dengan mengajukan diri menjadi presiden pada 1908.
Pada tahun 1898, Hans Gamper, yang kemudian dikenal sebagai Joan Gamper, tiba di Barcelona untuk alasan profesional. Dia bermain sepak bola bersama rekan-rekannya di lapangan di Bonanova, yang kemudian menjadi markas pertama Barcelona, pada waktu senggangnya.
FC Barcelona memiliki awal yang sukses di kompetisi regional maupun nasional, dengan berpartisipasi di Campionat de Catalunya dan Copa del Rey. Pada tahun 1902, Barcelona memenangkan piala pertamanya dengan menjuarai Copa Macaya dan juga berpartisipasi di Copa del Rey pertama, tetapi kemudian kalah 1â2 dari Bizcaya di babak final.[9]
Pada tahun 1908, Joan Gamper menjadi presiden klub karena tergerak untuk menyelamatkan Barcelona dari krisis yang dialami klub pada saat itu sejak gagal memenangkan kompetisi apa pun setelah menang Campionat de Catalunya pada tahun 1905. Gamper membangun kembali klub, sehingga pada musim 1908â1909 Barcelona kembali menjadi juara Campionat de Catalunya dengan rekor tanpa kekalahan di sepanjang kompetisi.[10]
Pada 14 Maret 1909, Camp de la IndĂșstria diresmikan sebagai stadion pertama Barcelona. Kemudian pada tahun 1910, klub mengadakan kontes membuat lambang yang diikuti anggota-anggota klub. Kontes itu dimenangkan Carles Comamala, dan desainnya menjadi lambang yang dipakai klub hingga saat ini, dengan beberapa perubahan kecil.[11] Pada tahun 1916, dibangun tribun dua tingkat pertama di Spanyol pada Camp de la IndĂșstria, sehingga menambah kapasitas stadion tersebut menjadi 6.000 penonton.[12]
Barcelona meraih tiga kali gelar Copa del Rey dalam empat musim antara tahun 1909 hingga 1913. Pada periode yang sama, Barcelona juga menjuarai empat kali Pyrenees Club yang merupakan kompetisi internasional pertama yang diikuti klub. Peserta Pyrenees Club terdiri atas tim-tim dari Katalan, Basque dan Prancis Selatan.[13]
Pada musim 1911â1912, Paulino AlcĂĄntara, pesepak bola kelahiran Filipina, menjalani debutnya pada umur 15 tahun. Ia dianggap sebagai pemain bintang pertama Barcelona dan menjadi pencetak gol terbanyak sebelum kedatangan Lionel Messi. AlcĂĄntara mencetak 369 gol dalam 357 pertandingan sepanjang kariernya di Barcelona. Sejak itu, Barcelona terus kedatangan pemain yang menjadi idola penggemar, seperti Samitier, Zamora, Sagi, Piera dan Sancho.[12]
Pada 7 Juli 1917, Jack Greenwell menjadi pelatih resmi pertama Barcelona. Sebelumnya, ia menjadi pemain sejak 1912 setelah pindah dari Crook Town. Sebagai pelatih, ia memenangkan 2 Copa del Rey dan 5 Campionat de Catalunya.[14]
Pada 20 Mei 1922, Barcelona berpindah markas ke Les Corts yang dirancang Santiago Mestres dan Josep Alemany dengan kapasitas 22.000. Stadion ini dibangun dengan biaya 991.984,05 peseta.[15]
Perjuangan melawan sejarah (1923â1957)
Pada 14 Juni 1925, para penonton di stadion mengolok-olok lagu kebangsaan Spanyol sebelum pertandingan melawan JĂșpiter yang merupakan pertandingan penghormatan kepada paduan suara OrfeĂł CatalĂ . Akibatnya, pada 10 Juli, Primo de Rivera memaksa Gamper mundur sebagai presiden dan aktivitas klub ditutup selama enam bulan.[10]
FC Barcelona merayakan ulang tahun ke-25 pada 7 dan 8 Desember 1924 dengan mengadakan dua pertandingan melawan Real UniĂłn de Irun di stadion Les Corts. Pada saat itu, Barcelona sudah beranggotakan 12.207 orang.[15]
Pada tahun 1928, Barcelona meraih gelar Copa del Rey setelah mengalahkan Real Sociedad dengan skor 3â1 pada laga final yang diselenggarakan di Santander. PlattkĂł, yang menjadi kiper pada pertandingan itu, mengalami cedera serius setelah menunjukkan performa heroik di sepanjang pertandingan. Seorang sastrawan Spanyol, Rafael Alberti, kemudian mengenang PlattkĂł pada sebuah puisi berjudul âOda a Platkoâ.[15][16]
Barcelona menjadi juara liga Spanyol pertama yang diselenggarakan mulai 12 Februari 1929 selama empat setengah bulan, dengan raihan 25 poin. Manuel Parera menjadi pencetak gol terbanyak pertama di liga Spanyol. Namun, para pendukung tidak terlalu merayakan gelar ini karena belum dianggap sebagai kompetisi penting.
Joan Gamper bunuh diri pada 30 Juli 1930, diduga akibat kemunduran bisnis yang dialaminya dan paksaan mundur dari klub.[10][17]
Pendukung
Julukan cules untuk pendukung Barcelona berasal dari cul Katalan (bahasa Inggris: ass), sebagai penonton di stadion pertama, Camp de la Industria, duduk dengan culs mereka atas berdiri. di Spanyol, sekitar 25% dari populasi dikatakan Barca simpatisan, kedua di belakang Real Madrid, didukung oleh 32% dari populasi. Sepanjang Eropa, Barcelona adalah favorit klub pilihan kedua . Jumlah keanggotaan klub ini telah melihat peningkatan yang signifikan dari 100.000 pada musim 2003-04 menjadi 170.000 pada bulan September 2009, kenaikan tajam yang disebabkan oleh pengaruh Ronaldinho dan strategi media kemudian presiden Joan Laporta yang berfokus pada Spanyol dan Inggris media online.
Pendukung Barcelona menampilkan mosaik bendera Katalan pada El ClĂĄsico tahun 2012 di Camp Nou.
Dalam sebuah liga nasional di suatu negara, sering terdapat persaingan sengit antara dua tim terkuat, dan ini terutama terjadi di La Liga, di mana pertandingan antara Real Madrid dan Barcelona dikenal sebagai "Pertemuan Klasik" (El ClĂĄsico). Sejak awal kompetisi nasional dimulai, kedua klub sering dipandang sebagai pencerminan/wakil dari dua daerah berbeda di Spanyol: Catalunya dan Castilla, serta dari dua kota. Persaingan ini mencerminkan berbagai hal, termasuk ketegangan politik dan budaya antara Catalunya dan Castilla yang merupakan gambaran umum dari Perang Saudara Spanyol.
Di sisi lain, Real Madrid secara luas dilihat sebagai perwujudan dari sentralisme berdaulat dan rezim fasis di tingkat manajemen dan di bawahnya. Santiago Bernabeu yang menjadi presiden klub merupakan seorang pejuang untuk los nacionales. Namun, selama Perang Saudara Spanyol, anggota kedua klub seperti Josep Sunyol (Barcelona) dan Rafael SĂĄnchez Guerra (Real Madrid) menyerah di tangan para pendukung Franco.
Espanyol selalu menjadi saingan lokal bagi Barça. Blanc-i-blaus, yang menjadi salah satu klub yang diberikan patronase kerajaan, didirikan secara eksklusif oleh penggemar sepak bola Spanyol, tidak seperti sifat multinasional dewan utama Barca. Pesan pendiri klub itu jelas anti-Barcelona, dan mereka selalu melihat FC Barcelona sebagai tim asing. Persaingan itu diperkuat karena orang-orang Catalunya mengganggap Espanyol sebagai wakil Madrid yang provokatif. Stadion pertama mereka berada di distrik makmur Sarrià .
Secara tradisional, terutama selama rezim Franco, Espanyol terlihat oleh sebagian besar warga Barcelona sebagai klub yang dibudidayakan semacam kepatuhan kepada otoritas pusat, kontras dengan semangat revolusioner Barca . Pada tahun 1918 Espanyol memulai kontra - petisi terhadap otonomi, yang pada saat itu telah menjadi masalah yang bersangkutan. Kemudian, sebuah kelompok pendukung Espanyol akan bergabung dengan Falangis dalam perang sipil Spanyol, berpihak kepada fasis. Meskipun perbedaan-perbedaan dalam ideologi, DerbERBI selalu menjadi lebih relevan bagi para pendukung Espanyol dibandingkan Barcelona karena perbedaan dalam tujuan . Dalam beberapa tahun terakhir persaingan menjadi kurang politik, Espanyol diterjemahkan sebagai nama resmi dan lagu dari Spanyol ke Bahasa Katalan.
Meskipun itu adalah yang paling dimainkan derby lokal dalam sejarah La Liga, juga yang paling tidak seimbang, dengan Barcelona sangat dominan. Dalam tabel liga, Espanyol hanya berhasil untuk mengakhiri di atas Barca tiga kali dalam hampir 70 tahun dan hanya semua - Katalan final Copa del Rey dimenangkan oleh Barca pada tahun 1957. Espanyol memiliki penghiburan mencapai margin terbesar menang dengan 6-0 pada tahun 1951. Espanyol mencapai menang 2-1 melawan Barca selama musim 2008-09, menjadi tim pertama yang mengalahkan Barcelona di Camp Nou pada musim treble - kemenangan mereka.
Keuangan
1 November 2023 - Barcelona akan membuka jasa rumah abu jenazah di Stadion Camp Nou, yang tengah direnovasi. Jasa ini diberi nama Memorial FC Barcelona. Kolumbarium di Camp Nou itu bisa menampung mencapai 26.600 abu. Biayanya mulai 250 euro sampai 6.000 euro dan sudah bisa di pesan. Barcelona sendiri menganggap proyek ini unik dan komperehensif.[18]
Barcelona adalah satu-satunya klub Eropa telah memainkan sepak bola kontinental setiap musim sejak 1955, dan salah satu dari tiga klub tidak pernah terdegradasi dari La Liga, bersama dengan Athletic Bilbao dan Real Madrid. Pada tahun 2009, Barcelona menjadi klub pertama di Spanyol untuk memenangkan treble terdiri dari La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions. Pada tahun yang sama, juga menjadi klub sepak bola pertama yang memenangkan enam dari enam kompetisi dalam satu tahun, Malthus menyelesaikan sextuple itu, Terdiri treble tersebut dan Piala Super Spanyol, Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antarklub FIFA.
â"HistĂČria del FC Barcelona". RTVE.es (dalam bahasa Spanyol). Arxiu TVE Catalunya. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 February 2019. Diakses tanggal 16 September 2020.