Lionel Messi, pemain FC Barcelona menjadi pemain terbaik sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak dalam turnamen edisi ini, sementara pemain Barcelona lainnya, Adriano, juga menjadi pencetak gol terbanyak dengan 2 gol.[5]
Di Indonesia, Piala Dunia Antarklub FIFA 2011 disiarkan langsung oleh MNCTV.
Tuan rumah penyelenggara
Edisi kali ini kembali berlangsung di Jepang, setelah dua edisi sebelumnya berlangsung di Uni Emirat Arab.[6][7] Saat kunjungan ke Jepang pada 23 Mei 2011, Presiden FIFASepp Blatter mengonfirmasi bahwa Jepang tetap menjadi tuan rumah penyelenggara kendati mengalami mengalami gempa bumi besar pada Maret 2011.[8]
Tim peserta
Sejumlah 7 tim berpartisipasi dalam edisi kali ini.
2 stadion di 2 kota menjadi tempat perhelatan Piala Dunia Antarklub FIFA edisi ini.
Tahun ini merupakan peringatan ke-10 tahun Stadion Toyota, sehingga Stadion Nasional di Tokyo tidak dipergunakan sebagai tempat pertandingan, meskipun turnamen ini sering diasosiasikan dengan kota Tokyo yang menjadi tempat pertandingan Piala Interkontinental, turnamen pendahulu Piala Dunia Antarklub FIFA.[16]
Pengundian resmi dilaksanakan di Nagoya, Jepang pada 17 November2011 untuk memutuskan tim lawan yang akan dihadapi oleh tiga tim yang tampil di babak perempatfinal.[19]
Jika permainan berakhir imbang hingga waktu normal, maka pertandingan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu dan adu penalti jika diperlukan.[17] Namun, untuk pertandingan perebutan tempat kelima dan tempat ketiga, jika permainan berakhir imbang hingga waktu normal, maka pemenang pertandingan ditentukan langsung melalui adu penalti.[17]
↑"Unanimous support for 6+5, FIFA Club World Cup hosts revealed". fifa.com. 2008-05-27. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-10-14. Diakses tanggal 2011-04-01. Another major decision taken by the Executive Committee was to award the organisation of the 2010 and 2011 editions of the FIFA Club World Cup for the first time to the United Arab Emirates (UAE) and the following two events, in 2011 and 2012, to Japan, where it has been played since 2005 and will be again in December this year
↑"FIFA moves Club World Cup to UAE from Japan". soccernet.espn.com. 2008-05-27. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-12-12. Diakses tanggal 2011-04-02. Japan were given some consolation for their loss when they awarded the tournament in 2011 and 2012 while Australia, which had been hoping to use the event to boost their chances of staging the World Cup in 2018, were overlooked altogether
↑(Spanyol)"¡Santos FC campeón de América!". CONMEBOL.com. Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan. 2011-6-23. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-10-04. Diakses tanggal 2011-12-13.;
↑"Monterrey claims CCL title with 1-0 victory". CONCACAF.com. Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia. 2011-4-27. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-03-09. Diakses tanggal 2011-12-13.;