Osasuna memainkan pertandingan kandangnya di Stadion El Sadar yang berkapasitas 23.516 penonton.[3] Seragam kandang mereka didominasi warna merah dengan celana biru tua, sedangkan seragam tandang bervariasi dari musim ke musim.
Prestasi terbaik Osasuna di La Liga adalah finis di posisi keempat pada musim 1990–1991 dan 2005–2006. Klub ini juga pernah menjadi runner-up Copa del Rey pada musim 2004–2005.
Osasuna dijuluki Los Rojillos (Si Merah). Nama Osasuna berasal dari bahasa Basque yang berarti "kesehatan", serta dapat dimaknai sebagai "kekuatan" atau "semangat". Klub ini memiliki rivalitas dengan sejumlah klub Spanyol, terutama Real Zaragoza,[4]Athletic Bilbao,[5] dan Real Madrid.[6]
Sejarah
Klub ini didirikan pada 24 Oktober 1920 dan namanya, Osasuna, yang berarti kesehatan dalam bahasa Basque , dipilih oleh BenjamÃn Andoian MartÃnez. Ketika sepak bola Spanyol menjadi profesional pada tahun 1928, Osasuna ditempatkan di divisi ketiga, mendapatkan promosi ke Segunda División setelah musim 1931-32 dengan memenangkan playoff melawan Nacional de Madrid . Mereka berhasil mencapai La Liga tiga musim kemudian . Pada musim yang sama, mereka mencapai semifinal Copa del Rey dan kalah dari Sevilla. Musim berikutnya , Osasuna kembali mencapai semifinal, kali ini kalah dari Barça dalam dua leg, meski meraih kemenangan di leg pertama.