Athletic Club (Basque: Athletic Klubacode: eu is deprecated ; Spanyol: Athletic Clubcode: es is deprecated ), lebih dikenal sebagai Athletic Club atau Athletic Bilbao (Spanyol: Athletic de Bilbaocode: es is deprecated ),[3] adalah klub sepak bola profesional Spanyol yang berbasis di Bilbao, Negara Bask. Klub ini didirikan pada tahun 1898 dan merupakan salah satu anggota pendiri La Liga pada tahun 1929.
Athletic Club didirikan oleh para pelaut Inggris dari Southampton dan pekerja Basque yang pernah belajar di Britania Raya. Pengaruh Inggris tersebut tercermin pada nama klub serta warna seragam merah-putih yang diadopsi dari Southampton.[4]
Athletic Club merupakan klub tersukses keempat dalam sejarah La Liga dengan delapan gelar juara. Dalam daftar perolehan gelar Copa del Rey, Athletic berada di posisi kedua setelah FC Barcelona dengan 24 gelar.[note 1]
Athletic Club juga merupakan klub sepak bola paling sukses dari Negara Bask berdasarkan jumlah gelar liga dan piala yang diraih. Selain tim putra, klub ini juga memiliki salah satu tim wanita tersukses di Spanyol, yaitu Athletic Club Femenino, yang telah meraih lima gelar Primera División Femenina.
Sepak Bola dan Politik
Athletic Club bagi masyarakat Basque adalah sebuah icon representasi identitas politik dan budaya mereka. Pada masa Raja Alfonso, Athletic Club Bilbao dianggap sebagai klub yang dekat dengan pemberontakan, karena kuatnya pengaruh ideologis tokoh nasionalis Basque, Sabino Arana, pendiri Partai Nasional Basque (PNB)[5] oleh karena itu, Athletic Club Bilbao tidak diberikan logo mahkota dan embel-embel nama real oleh pihak Kerajaan Spanyol.
Dimasa Republik Spanyol Kedua, salah satu mantan pemain mereka, Jose Antonio Aguirre diangkat menjadi Lehendakari (presiden wilayah - setingkat gubernur, tetapi punya kewenangan seperti presiden) oleh Pemerintah Spanyol saat itu.[6]
Saat pecah Perang Saudara Spanyol, Lehendakari Aguirre memihak kepada Loyalis Republik dalam menghadapi Pasukan Nasionalis pimpinan Jenderal Francisco Franco. Imbasnya adalah saat Perang Saudara berakhir, dan kelompok Nasionalis memenangkan perang, Jenderal Franco naik sebagai pemimpin Spanyol, hal ini berimbas pada eksistensi Etnis Basque, termasuk Athletic Club Bilbao, yang mengalami penindasan dengan diwajibkan mengganti lambang dan nama menjadi Atletico Bilbao.[7]
Penindasan selama dibawah kekuasaan Franco, menjadikan Athletic Club Bilbao memiliki hubungan dengan kelompok teroris separatis Basque, Euskadi Ta Askatasuna (ETA) meskipun beberapa kelompok suporter tidak sepenuhnya mendukung ETA bahkan ada yang menentangnya.[8]
Lambang Sebelum Masa Franco[9]Lehendakari Jose Antonio Aguirre
↑Pabrikan asal Inggris, Umbro bertanggungjawab untuk memasok jersey hingga 2009, sebenarnya mereka memiliki kontrak panjang yang kedaluwarsa pada 2017.[16] Namun Nike kemudian memproduksi jersey pada musim 2013-2014 karena Umbro menjadi anak perusahaan Nike.
Referensi
↑"About the club". Athletic Bilbao. Diakses tanggal 29 November 2018.
↑"Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-10-21. Diakses tanggal 2017-10-21.
↑(Skripsi) Gilang Syawal Ajiputra. Etnonasionalisme di Spanyol: Studi Tentang Konflik Separatisme Etnis Basque dan Catalan. Jakarta: FISIP UIN Jakarta. 2017
↑(Skripsi) Gilang Syawal Ajiputra. Etnonasionalisme di Spanyol: Studi Tentang Konflik Separatisme Etnis Basque dan Catalan. Jakarta: FISIP UIN Jakarta. 2017. hal. 53
↑(Skripsi) Gilang Syawal Ajiputra. Etnonasionalisme di Spanyol: Studi Tentang Konflik Separatisme Etnis Basque dan Catalan. Jakarta: FISIP UIN Jakarta. 2017. hal. 84
↑(Skripsi) Gilang Syawal Ajiputra. Etnonasionalisme di Spanyol: Studi Tentang Konflik Separatisme Etnis Basque dan Catalan. Jakarta: FISIP UIN Jakarta. 2017. hal. 53
↑"Team 2024-25". Athletic Bilbao. Diakses tanggal 6 September 2024.
↑Jumlah gelar Copa del Rey yang diklaim oleh Athletic Club masih menjadi perdebatan. Copa de la Coronación 1902 dimenangkan oleh Club Bizcaya, sebuah tim yang terdiri dari pemain Athletic Club dan Bilbao Football Club. Pada tahun 1903, kedua klub tersebut bergabung menjadi Athletic Club dan kemudian berpartisipasi dalam edisi resmi pertama Copa del Rey pada 1903. Trofi tahun 1902 tersebut dipamerkan di museum Athletic dan dihitung oleh klub sebagai bagian dari daftar prestasinya, sehingga total yang mereka klaim menjadi 25 gelar Copa. Namun, LFP dan RFEF tidak mengakui kompetisi tersebut sebagai edisi resmi Copa del Rey yang dimenangkan oleh Athletic.