Marthin Ludjen, Ketua Legiun Veteran RI Kalteng 2017-2022, Ex. Ketua Apindo Kalteng, Ketua Dusmala 2 Periode (2007-2017), Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Tengah, Dewan Pembina DPP Angkatan Penerus Perjuangan Gerakan Mandau Talawang Pancasila, Tokoh Dusmala paling berpengaruh di KWD Dusmala, Wakil Ketua PAW Pengurus YPTKES GKE
Drs.Amon Nereng lahir di Dingin, Kutai Barat pada 2 Januari 1946 adalah putra Dayak Benuaq.Ketika belum banyak putra Dayak masuk jajaran pemerintahan, ia sudah berkiprah di Biro Keuangan Provinsi Kalimantan Timur dari tahun 1964 – 2002. Terakhir di pemerintahan, ia menjabat Kepala Bagian Anggaran merangkap Plt. Kepala Biro Keuangan Provinsi. Amon adalah putra Dayak yang sudah berkiprah di pemerintahan daerah di era H.M. Ardans gubernur Kalimantan Timur (1988 – 1998). Ia salah satu putra Dayak bersama Yurnalis Ngayoh yang berkiprah di era tersebut, ketika orang Dayak sangat terbatas di era pemerintahan waktu itu. Beliau juga salah satu penasihat di PDKT, STB, DPR Malinau,dan DPR Kutai Barat.Amon juga tercatat menjabat wakil ketua umum DPD Golkar Kabupaten Kutai Barat dan di DPRD sebagai ketua Badan Kehormatan. Ia duduk di legislatif periode 2004-2009, tapi tidak sampai selesai karena meninggal di pertengahan periode
Rahmadi G. Lentam, Sastrawan, Penulis, Advokat, Dirut PT. Borneo Global Media [BORNEO TV], Ketua DPC Ikadin Kota Palangka Raya, Ketua PD XV PPM Kalteng
Dr. Abriantinus, S.H., M.A, Budayawan, Pengusaha (CEO PT.Borneo Malawen Jaya & PT. Mandau Pusaka Nansarunai, Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalimantan Timur, Owner Wisata Alam Betang Nansarunai (Kalteng & Kaltim) Aktivis Sosial Kemasyarakatan, Panglima KOPPAD BORNEO, Ketua Dewan Adat Dayak, Seniman Musik & Pelukis, Raja Nansarunai bergelar Datu Tatuyan Wulau Miharaja Bapangkat Amas dinobatkan 08 Agustus 2023
Nek Sapangko, Pendiri Kerajaan Bawakng (Kerajaan Tertua Bangsa Stanmenras Dayak Klemantan dan Stanmenras Dayak Iban, Ketika Masih Satu Bahasa)
Nek Panggau, Pendiri Kerajaan Panggau (Tampun Juwah) (Kerajaan Tertua bangsa Dayak yang Kedua setelah Kerajaan Sapangko)
Temenggung Gamas, Gelar Singa Yuda, Seorang Pemangku (Penyambung Lidah Masyarakat Adat), Kepala Suku Dayak Benuaq yang berkedudukan di Kampung Damai Kota, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat. Dari keturunan Gamas banyak melahirkan Tokoh Pemuda, Tokoh Agama, Tokoh Birokrasi dan Tokoh Organisasi Daerah hingga Partai Politik. Pada Tahun 2001, sudah terbentuk Kerukunan Keluarga Besar Gamas, Paguyuban ini menaungi Keturunan Gamas. Peran penting Keluarga Besar Gamas sangat signifikan dalam kemajuan Kutai Barat.
Aji Tulur Jejangkat & Mook Manar Bulatn, Tokoh & Nenek Moyang yang menjadi sejarah asal mula kehidupan Manusia di Kutai Barat yaitu suku Dayak tepatnya di Sengkreaq dan Kerajaan Sendawar.
Kerajaan Dayak dimasa Hindu Dan Budha
Patih Riuh, Pendiri Kerajaan Rara / Nek Riuh (Kerajaan Dayak Bakati)
Patih Rumaga, Pendiri Kerajaan Mempawah (Kerajaan Dayak Kendayan)
Patih Paramula, Pendiri Kerajaan Sengah Talaga (Kerajaan Dayak Kendayan)
Aria Lubis, Pendiri Kerajaan Satona / Banyuke (Kerajaan Dayak Banyadu)
Aria Jambi, Pendiri Kerajaan Jaring (Kerajaan Dayak Banyadu)
↑
Buku Risalah Kebijakan Pemerintah: Dokumen fisik yang Anda tunjukkan sebelumnya merupakan produk resmi negara yang mencatatkan nama beliau sebagai aktivis lingkungan profesional pilihan. Publikasinya dapat dipantau di Badan Bahasa Kemendikdasmen.Ensiklopedia Digital Indonesia: Profil biografi ringkas mengenai tempat lahir dan latar belakang pendidikannya di Samarinda tercatat dalam Book of Indonesian Encyclopedia di eduNitas.2. Artikel Berita dan Kasus Lapangan (Media Massa)Kasus Advokasi Kelompok Tani: Laporan mengenai persinggungan dan kritik Grapesda Kalimantan terkait tata kelola lahan pertanian dimuat oleh Berita Alternatif - Tudingan Grapesda Kalimantan.Kritik Kebijakan Publik Nasional: Pernyataan kritis beliau sebagai Direktur LSM terhadap isu pengawasan komunikasi hukum terekam di portal berita nasional RMOL
Bernadus, Ketua Presidium Dewan Rakyat Dayak, penggagas dan deklarator mengubah nama Pulau Kalimantan menjadi PULAU DAYAK - Kalimantan Barat, Pendiri dan Ketua Umum DEWAN PIMPINAN PUSAT PARTAI KEBANGKITAN PRIBUMI (PAKEM PRIBUMI)
Panglima Mandau (Aji Ahmad Ismail), Empu Seribu Mandau Pegiat Budaya dan Tokoh Masyarakat Multi Nasional
Panglima Budaya (Paman Dakai), Panglima PM-SART Organisasi SERDADUUQ ADAT REGATN TATAU Kalimantan & Peggiat Pengobatan Khas asli Dayak pagiat Sosial
R. Taufiq (SEKUM), Pendiri & Ketua Harian Organisasi Bergerak Di Budaya Dan adat PM-SART (SERDADUUQ ADAT REGATN TATAU) SeKalimantan/Penggerak organisasi /Roda Organisasi<ref>"Kapres DRDÂ : Gerakan Orang Dayak Perjuangkan Hak Bukan Separatis | Lensa Kapuas". lensakapuas.com (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2017-12-28. Diakses tanggal 2017-12-29.
↑"DEWAN RAKYAT DAYAK". plus.google.com (dalam bahasa in). Diakses tanggal 2017-12-29. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)