| Tanggal |
Negara |
Tempat |
Rincian |
Ket |
| 9 Januari |
Malaysia |
Kuala Lumpur |
Presiden Melakukan Kunjungan ini dalam rangka kunjungan pribadi yang akan membahas sejumlah langkah strategis dalam penguatan hubungan bilateral kedua negara[26] |
|
| 23 - 26 Januari |
India |
New Delhi |
Presiden Melakukan Kunjungan ini dalam rangka memenuhi undangan sebagai chief guest pada perayaan Hari Republik India ke-76 dan melakukan pertemuan bilateral kedua negara[27] |
|
| 27 Januari |
Malaysia |
Kuala Lumpur |
Presiden akan mendapatkan penganugerahan Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Pangkat Pertama (D.K I Johor) dan melakukan pertemuan terbatas dengan Perdana Menteri Anwar Ibrahim[28] |
|
| 6 April |
Malaysia |
Putrajaya |
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Kuala Lumpur, Malaysia dalam rangka untuk bersilaturahmi dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim dalam momen Idulfitri 1446 Hijriah dan membahas sejumlah isu penting termasuk tentang tarif resiprokal Presiden Trump dan gempa di Myanmar[29] |
|
| 9 April |
Uni Emirat Arab |
Abu Dhabi |
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA), Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), dalam sebuah pertemuan yang berlangsung hangat di Istana Qasr Al Shatie, Abu Dhabi, membahas berbagai isu strategis, termasuk upaya mendorong perdamaian di kawasan Timur Tengah, khususnya situasi di Gaza[30] |
|
| 9 - 11 April |
Turki |
Ankara |
Presiden Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kenegaraan ke Republik Turkiye dan disambut secara resmi oleh Presiden Republik Turkiye, Recep Tayyip Erdoğan, di Istana Kepresidenan Turkiye, Ankara dengan menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis yang memperkuat hubungan bilateral kedua negara[31] |
|
| Antalya |
Presiden Prabowo Subianto hadiri Antalya Diplomacy Forum 2025 yang digelar di Nest Convention Center, Antalya, Turkiye[32] |
|
| 11 - 12 April |
Mesir |
Kairo |
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi melakukan penandatanganan Pernyataan Bersama tentang Kemitraan Strategis antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Arab Mesir, usai pertemuan di Istana Al Ittihadiya, Kairo[33] |
|
| 12 - 13 April |
Qatar |
Doha |
Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Emir Qatar, Sheikh Tamim Bin Hamad Al-Thani, yang berlangsung di Istana Amiri Diwan, Doha, Qatar[34] |
|
| 13 - 14 April |
Yordania |
Amman |
Presiden Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Raja Yordania, Raja Abdullah II bin Al-Hussein, di Istana Al Husseiniya, Amman, Kerajaan Yordania Hasyimiyah[35] |
|
| 14 Mei |
Brunei Darussalam |
Bandar Seri Begawan |
- Presiden Prabowo Subianto menerima penganugerahan Bintang Kebesaran Negara Brunei Darussalam “Darjah Kerabat Laila Utama Yang Amat Dihormati” (D.K.L.U) dari Sultan Hassanal Bolkiah dalam kunjungan kenegaraannya ke Brunei Darussalam[36]
- Presiden Prabowo Subianto, melangsungkan pertemuan bilateral dengan Sultan Hassanal Bolkiah beserta delegasi masing-masing negara di Istana Nurul Iman, Brunei Darussalam[37]
|
|
| 17 - 19 Mei |
Thailand |
Bangkok |
Presiden Prabowo Subianto, menegaskan komitmen kuat untuk mempererat hubungan bilateral dengan Thailand dalam kunjungan resmi kepada Perdana Menteri Paetongtarn Sinawatra di Government House, Bangkok[38] |
|
| 25-27 Mei |
Malaysia |
Kuala Lumpur |
Presiden Prabowo Subianto mennghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-46 ASEAN di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia[39] |
|
| 15-16 Juni |
Singapura |
Presiden Prabowo Subianto menghadiri upacara penyambutan kenegaraan, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Tharman Shanmugaratnam dan PM Lawrence Wong dalam Singapore–Indonesia Leaders’ Retreat, membahas kerja sama strategis di bidang pertahanan, energi hijau, ekstradisi, pendidikan, dan konektivitas, serta menandatangani sejumlah perjanjian penting[40] |
|
| 17-18 Juni |
Ceko |
Praha |
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Republik Ceko, Petr Fiala, di hotel tempat Presiden Prabowo singgah di Praha[41] |
|
| 18-20 Juni |
Rusia |
Sankt-Peterburg |
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Saint Petersburg International Economic Forum (SPIEF) sebagai pembicara utama, bertemu Presiden Vladimir Putin untuk memperdalam kemitraan strategis di bidang pertahanan, energi nuklir, perdagangan, teknologi, dan pendidikan, serta menandatangani kesepakatan investasi dan kerja sama antar pemerintah—including FTA dengan EAEU—serta menghormati korban blokade Leningrad dengan tabur bunga di Piskaryovskoye Memorial Cemetery”[42] |
|
| 1-3 Juli |
Arab Saudi |
Jeddah |
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Arab saudi untuk bertemu Putra Mahkota Mohammed bin Salman, membahas kerja sama strategis, meningkatkan layanan haji, serta menyepakati investasi senilai Rp 437 triliun.[43] |
|
| Mekkah |
Presiden Prabowo Subianto juga menuju Mekkah untuk membahas dan mempersiapkan rencana pembangunan “kampung haji” Indonesia di Mekkah, sekaligus melaksanakan ibadah umrah bersama rombongan.[44] |
[45][Ket 1] |
| 5-9 Juli |
Brasil |
Rio de Janeiro |
Presiden Prabowo menghadiri KTT BRICS di Rio de Janeiro pada 5–7 Juli 2025, menyampaikan pidato tentang kerja sama Global South dan prinsip "seribu kawan, tanpa musuh" sebagai arah diplomasi Indonesia.[46] |
|
| Brasilia |
Presiden Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan ke Brasília pada 8–9 Juli 2025 untuk bertemu Presiden Lula da Silva dan membahas penguatan kerja sama strategis di bidang perdagangan, energi, pertahanan, dan teknologi.[47] |
|
| 12-13 Juli |
Belgia |
Brussel |
Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Brussels, Belgia, untuk memperkuat hubungan Indonesia–Uni Eropa melalui kesepakatan politik IEU–CEPA, pertemuan dengan para pemimpin Uni Eropa dan Raja Belgia, serta mendorong kerja sama di bidang ekonomi, pendidikan, dan pembangunan.[48] |
|
| 13-15 Juli |
Prancis |
Paris |
Presiden Prabowo Subianto menghadiri undangan resmi Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk menghadiri parade militer Hari Bastille sebagai tamu kehormatan, di mana Indonesia mengirimkan kontingen gabungan TNI–Polri dan taruna—serta memasuki podium kehormatan bersama Macron—setelah sebelumnya memeriksa kesiapan kontingen di Jakarta dan diterima secara resmi di Bandara Orly oleh pejabat tinggi Prancis.[49] |
|
| 15 Juli |
Belarus |
Ozyorny |
Presiden Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Belarus dan bertemu Presiden Aleksandr Lukashenko di kediaman pribadinya di Ozyorny untuk membahas penguatan kerja sama bilateral di bidang perdagangan komoditas strategis, khususnya pasokan pupuk, sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan Indonesia.[50] |
|
| 9 Agustus |
Singapura |
Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Singapura untuk menghadiri Parade Hari Nasional Singapura 2025. [51] |
|
| 3 September |
Tiongkok |
Beijing |
Presiden Prabowo Subianto, menghadiri Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok yang digelar di Tian’anmen, Beijing, Republik Rakyat Tiongkok.[52] |
|
| 12 September |
Qatar |
Doha |
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi ke Doha, Qatar, untuk bertemu Emir Syekh Tamim bin Hamad Al-Thani guna menyatakan solidaritas atas situasi keamanan di negara tersebut sekaligus membahas penguatan kerja sama bilateral Indonesia–Qatar.[53] |
|
Uni Emirat Arab |
Abu Dhabi |
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, untuk bertemu Presiden Mohammed bin Zayed Al Nahyan dalam rangka membahas kemitraan strategis Indonesia–UEA serta dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah.[54] |
|
| 20 September |
Jepang |
Osaka |
Presiden RI Prabowo Subianto meninjau penyelenggaraan Paviliun Indonesia di Expo 2025 Osaka, Jepang.[55] |
|
| 20-23 September |
Amerika Serikat |
New York |
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80 di New York pada September 2025 dengan agenda utama menyampaikan pidato pada sesi debat umum, menghadiri konferensi internasional mengenai solusi dua negara untuk konflik Israel–Palestina, serta mengadakan pertemuan bilateral dan multilateral dengan sejumlah pemimpin dunia.[56] |
|
| 24 September |
Kanada |
Ottawa |
Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Gubernur Jenderal Mary Simon dan Perdana Menteri Mark Carney, menyaksikan penandatanganan Indonesia–Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA), serta membahas isu perdagangan, pertahanan, hubungan masyarakat, Indo-Pasifik, dan Palestina.[57] |
|
| 25-26 September |
Belanda |
Amsterdam |
Presiden Prabowo melakukan pertemuan resmi dengan Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima di Istana Huis ten Bosch untuk membahas penguatan hubungan bilateral dan kerja sama strategis Indonesia–Belanda.[58] |
|
| 13 Oktober |
Mesir |
Sharm El-Sheikh |
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Mesir untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Perdamaian Gaza di Sharm el-Sheikh, mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Abdel Fattah El-Sisi di Istana Al Ittihadiyah, serta membahas isu kemanusiaan dan dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina dalam rangka memperkuat diplomasi regional dan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Mesir.[59] |
|
| 25-28 Oktober |
Malaysia |
Kuala Lumpur |
Presiden Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Kuala Lumpur, Malaysia, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN yang berlangsung pada 26–28 Oktober 2025 di Kuala Lumpur Convention Centre, di mana ia berpartisipasi dalam sesi pembukaan, penandatanganan pengukuhan Timor Leste sebagai anggota penuh ASEAN, sejumlah pertemuan pleno dan bilateral, serta menyampaikan komitmen Indonesia terhadap penguatan kerja sama kawasan, inklusivitas, keberlanjutan, dan pengembangan ekonomi digital[60] |
|
| 30 Oktober - 1 November |
Korea Selatan |
Gyeongju |
Presiden Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Gyeongju, Korea Selatan untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025 bertema “Building a Sustainable Tomorrow: Connect, Innovate, Prosper”, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Lee Jae-myung guna membahas kerja sama ekonomi dan pertahanan termasuk proyek KF-21 Boramae, serta menghadiri jamuan kenegaraan.[61] |
|
| 11-12 November |
Australia |
Sydney |
Presiden Prabowo Subianto menghadiri upacara kenegaraan, bertemu Perdana Menteri Anthony Albanese untuk membahas penguatan kemitraan strategis serta kerja sama ekonomi, pendidikan, dan pertahanan, meninjau kapal HMAS Canberra, mengumumkan poin substantif perjanjian keamanan bilateral baru, dan menghadiri jamuan serta pertemuan dengan sejumlah tokoh Australia sebagai bagian dari upaya memperdalam hubungan kedua negara.[62] |
|
| 8-9 Desember |
Pakistan |
Islamabad |
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi ke Pakistan untuk memperingati 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara, menghadiri pertemuan bilateral dengan Presiden Asif Ali Zardari, Perdana Menteri Shehbaz Sharif, dan pimpinan militer Pakistan, serta menandatangani sejumlah nota kesepahaman yang mencakup bidang perdagangan, pertahanan, kesehatan, pendidikan, teknologi, dan kerja sama budaya[63] |
|
| 10 Desember |
Rusia |
Moskow |
Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin guna membahas penguatan kerja sama strategis Indonesia–Rusia di bidang politik, ekonomi, energi, dan perdagangan.[64] |
|