Memuat firman TUHAN yang datang kepada Yeremia pada permulaan pemerintahan Zedekia, anak Yosia raja Yehuda untuk mengirim pesan kepada raja Zedekia, raja Edom, raja Moab, raja bani Amon, raja Tirus dan raja Sidon, dengan perantaraan utusan-utusan yang telah datang ke Yerusalem menghadap Zedekia, raja Yehuda, supaya mereka menaklukkan diri di bawah Nebukadnezar raja Babel, agar dibiarkan hidup dan nantinya akan dikembalikan ke tanah mereka.[3]
Dan sekarang, Aku menyerahkan segala negeri ini ke dalam tangan hamba-Ku, yakni Nebukadnezar, raja Babel; juga binatang di padang telah Kuserahkan supaya tunduk kepadanya. (TB)[7]
"Hamba-Ku, yakni Nebukadnezar": Nebukadnezar disebut hamba Allah bukan karena dia itu benar, tetapi karena Allah akan memakai dia dan pasukannya untuk menghukum banyak bangsa, termasuk Yehuda, karena dosa-dosa mereka; akan tetapi, Allah juga akan menjatuhkan Babel pada waktu yang ditetapkan-Nya (Yeremia 27:7).[8]
Ayat 7
Segala bangsa akan takluk kepadanya dan kepada anaknya dan kepada cucunya, sampai saatnya juga tiba bagi negerinya sendiri, maka banyak bangsa dan raja-raja yang besar akan menaklukkannya. (TB)[9]
Ayat 16
Juga kepada imam-imam dan kepada seluruh rakyat itu aku berbicara, kataku: "Beginilah firman TUHAN: Janganlah dengarkan perkataan nabi-nabimu yang bernubuat kepadamu: Sesungguhnya, perkakas-perkakas rumah TUHAN tidak berapa lama lagi akan dibawa kembali dari Babel! Sebab mereka bernubuat palsu kepadamu. (TB)[10]
Beberapa perkakas Bait Suci telah dibawa ke Babel pada tahun 605 SM (lihat Daniel 1:1–2), yang lain dibawa pada tahun 597 SM (2 Raja–raja 24:13).[8]