Stasiun ini berada pada lereng penentu 10‰ dan pada 2010, batas kecepatan maksimum kereta api yang diizinkan adalah 65 kilometer per jam (40 mph). Pada 2010, benda-benda antik yang masih tersimpan di Stasiun Bojong antara lain genta peron dan informasi jadwal kereta api yang masih menggunakan ejaan lama.[3]
Saat ini stasiun ini hanya melayani persilangan dan penyusulan antarkereta api saja, bukan untuk menaikturunkan penumpang.