Selain itu, Sekolah Bahasa Lemdiklat Polri juga menyelenggarakan pelatihan Bahasa Indonesia khusus bagi perwira menengah kepolisian dari berbagai negara, yang dikenal sebagai perwira menengah mancanegara untuk melaksanakan pembelajaran kepemimpinan kepolisian di Indonesia. Selain untuk mendukung tugas operasional, pendidikan bahasa asing ini juga berfungsi sebagai persiapan bagi calon mahasiswa Polri yang akan melanjutkan studi di perguruan tinggi luar negeri.[3] Sebagai wujud kontribusi kepada masyarakat luas, Sekolah Bahasa Lemdiklat Polri juga mengembangkan aplikasi kamus kepolisian bernama "polisijagobahasa". Aplikasi ini bertujuan untuk memfasilitasi pemahaman masyarakat terhadap terminologi kepolisian dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.[4]
Sekolah Bahasa Lemdiklat Polri dipimpin oleh Kepala Sekolah Bahasa Lemdiklat Polri yang bertanggungjawab kepada Kalemdiklat dan dalam pelaksanaan tugasnya dibantu oleh Wakil Kepala Sekolah Bahasa Lemdiklat Polri. Saat ini Kepala Sekolah Bahasa Lemdiklat Polri dijabat oleh Kombes. Pol. Joni Getamala[5][6]
Sejarah
Sejarah Sekolah Bahasa Lemdiklat Polri dimulai pada tahun 1994 yaitu didirikannya Sekolah Bahasa Lemdiklat Polri yang pada saat itu bernama Lembaga Pengajaran Bahasa (Lemjarsa) berdasarkan Surat Keputusan Kapolri bernomor Skep/437/IV/1994 tanggal 7 April 1994.[7] Pada saat itu Lemjarsa berada di bawah PTIK dengan bahasa yang diajarkan bahasa Inggris, Aceh serta Indonesia untuk Perwira Mancanegara.[8] Pada tahun 2004, barulah Lemjarsa berubah nama menjadi Sekolah Bahasa Lemdiklat Polri dan berada di bawah Lemdiklat Polri dan mengajarkan bahasa Inggris, Perancis, Arab, Jepang, Korea, Mandarin, dan Indonesia untuk Perwira Menengah Mancanegara.