Koleksi
Pada tahun 2004, museum ini menambah koleksi jenis hewan selain serangga.[4] Jenis serangga di dunia diperkirakan sekitar 16% ada di Indonesia.[6][7] Museum Serangga & Taman kupu memiliki sekitar 600 jenis, terdiri dari kupu –kupu sekitar 250 jenis, kumbang sekitar 200 jenis dan kelompok serangga lainnya sekitar 150 jenis. Diorama –diorama yang dapat dilihat di Museum Serangga & Taman Kupu antara lain: Pesona Kumbang Nusantara, Peranan Serangga Tanah dalam Ekosistem dan pelestarian ekosistem, peta serangga Indonesia, serangga-serangga perombak, peta kupu-kupu Indonesia, kupu-kupu bantimurung, serangga-serangga dipekarangan serta banyak lagi koleksi serangga lainnya.[6]
Selain koleksi serangga mati, juga mempunyai koleksi serangga hidup yang dapat dilihat langsung oleh pengunjung, antara lain: kumbang tanduk, kumbang air, lebah madu, belalang ranting, belalang daun, dan kumbang badak. Di dalam Taman Kupu terdapat sekitar 20 jenis tanaman berbunga yang sering dikunjungi kupu-kupu. Selain itu juga dipelihara beberapa jenis binatang, antara lain tupai Sumatra, tupai Bali, oppusum layang, kadal lidah biru, kancil, dan tarsius. Laboratorium digunakan sebagai sarana penangkaran dan terbuka bagi mahasiswa dan pelajar yang ingin belajar bagaimana mengoleksi, membuat pengawetan serangga, identifikasi, serta memelihara serangga hidup dan mati.[7]
Kegiatan
Museum Serangga dan Kupu-Kupu mengadakan kegiatan bimbingan untuk menambah pengetahuan mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan serangga.[8] Jenis bimbingannya misalnya bimbingan umum tentang serangga dan kehidupannya, pemutaran film tentang kehidupan serangga dan penjelasan di ruang audio visual, bimbingan mengawetkan serangga, dan penangkaran serangga (kupu, belalang ranting, dan belalang daun), yang dilengkapi dengan perpustakaan.[7]