Muḥammad bin Mūsā al-Kāẓim (bahasa Arab:محمد بن موسى الکاظمcode: ar is deprecated ) yang terkenal sebagai Sabze Ghaba atau Sabz-e-Qaba, dianggap sebagai Imamzadeh terkemuka yang merupakan putra dari Imam Musa al-Kazhim dan juga saudara laki-laki Imam Ali ar-Ridha.[1][2][3]
Biografi
Muhammad bin Musa al-Kazhim yang tinggal di Madinah, meninggalkan kota itu karena penindasan Dinasti Abbasiyah dan juga untuk memajukan pemikiran ayahnya dan Imamah saudaranya. Sabze Ghaba melewati padang pasir yang panas di jazirah Arab, dan pergi ke Khorramshahr (dari Basra), kemudian ia bergerak menuju Ahwaz, dan akhirnya memasuki Dezful.[4][5][6][7]
Menurut Seyyed Nematollah Jazayeri, Muhammad bin Musa al-Kazhim dikenal sebagai Sabze Ghaba (yang berarti pakaian panjang hijau) karena ia biasa mengenakan pakaian hijau seperti orang Alawi lainnya. Sabze Ghaba yang makamnya berada di kota Dezful di provinsi Khuzestan,[8][9] meninggal pada usia sembilan belas tahun.[10][11][12]