Desa ini didirikan pada tahun 1954 sebagai salah satu wilayah yang ditetapkan oleh pemerintah bagi sebagian penduduk Kampong Ayer untuk dimukimkan kembali di tanahnya berdasarkan Program Pemukiman Kembali Nasional (Rancangan Perpindahan Negara) pada tahun 1950-an.[3]
Geografi
Desa ini terletak di bagian tengah Daerah Brunei-Muara. Desa ini merupakan salah satu lingkungan di Bandar Seri Begawan, ibu kota Brunei Darussalam. Desa ini berbatasan dengan Kampung Pengiran Siraja Muda di sebelah utara, Sungai Akar di sebelah timur, Pulaie di sebelah selatan, Kampung Anggerek Desa di sebelah barat, dan Pancha Delima di sebelah barat laut.[4]
Administrasi
Desa ini telah menjadi bagian dari wilayah kotamadya Bandar Seri Begawan sejak perluasan yurisdiksi spasial kotamadya pada tahun 2007.[5]