Nama Kampung Manggis diambil dari nama sebuah pohon manggis besar yang dulunya berada di rumah mantan kepala desa tersebut.[3]
Administrasi
Selain menjadi sebuah desa, Kampung Manggis juga telah dimasukkan ke dalam wilayah kotamadya ibu kota Bandar Seri Begawan.[4][5]
Infrastruktur
Dengan posisi strategisnya, Kampung Manggis kini dipadati dengan berbagai pembangunan seperti rumah pribadi, supermarket, sekolah, dan masjid. Desa yang berpenduduk lebih dari 3.000 jiwa ini juga mendapatkan fasilitas dasar yang disediakan pemerintah, seperti jalan, listrik, telepon, air, dan kios Pancha Harapan.[3]
Masjid Suri Seri Begawan Raja Pengiran Anak Damit adalah masjid desa untuk Kampung Manggis dan tetangganya Kampung Madang. Diresmikan oleh Sultan Hassanal Bolkiah pada tahun 2014. Masjid ini mampu menampung 2.400 jamaah.[6]