Indonesia
Di Pulau Sangihe, guncangan gempa berlangsung selama 4 ± 2 menit dan terdengar suara gemuruh yang hebat. Orang-orang terbanting ke tanah. Ada 20 orang yang tewas. Rumah-rumah yang terletak di rawa terangkat dari tanah dan tenggelam ke samping atau runtuh. Banyak bangunan runtuh di Enemawira, Peta dan Tabukan. Sekolah, rumah dan bisnis runtuh di Tamako. Di Manganitu dan Kendahe, kerusakan parah terjadi. Runtuhan dan jatuhnya batu tersebar luas di sepanjang garis pantai yang berbatu. Retakan yang meluas muncul di tanah, beberapa menyemburkan air. Penurunan tanah terjadi di daerah Menalu; laut menggenangi sebagian dataran dan penduduk yang tersisa direlokasi. Penurunan tanah pantai juga terjadi di Teluk Peta, Tamako dan Tabukan.[3]
Di Teluk Menalu, 1.000 m3 (35.000 kaki kubik) material jatuh ke air dari ketinggian 80 m (260 kaki). Di sebelah baratnya, aliran lumpur mengalir sejauh 1Â km (0,62 mil) dari Bukit Endongo, mengubur 117 penduduk desa dan 29 rumah. Aliran lumpur mengubur area tersebut di bawah material setebal 6 m (20 kaki). Aliran lumpur membendung sungai dan meluap. Di Manganitu, jembatan-jembatan hanyut.
Di Pulau Siau, satu orang tewas dan ada yang terluka. Retakan tanah, longsoran, dan runtuhan batu terjadi tetapi tidak ada penurunan tanah di pesisir. Orang-orang juga tidak dapat berdiri saat terjadi guncangan. Banyak bangunan bata hancur dan beberapa gubuk ambruk ke satu sisi. Dampak dan kerusakan lingkungan serupa terjadi di Kepulauan Talaud tetapi tidak ada korban jiwa.[4]
Filipina
Guncangan berlangsung selama setengah menit di Kepulauan Sarangani dan banyak pohon tumbang. Di Kota Davao, osilasi kuat terekam selama dua hingga lima menit. Gubuk-gubuk yang terbuat dari daun palem ambruk dan beberapa dinding batu runtuh. Orang-orang di kota itu juga terbanting ke tanah. Retakan terbuka di tanah menyemburkan pasir dan air. Di sepanjang Sungai Agusan, air bergerak ke arah timur-barat, menggoyangkan perahu-perahu. Guncangan juga terasa di Baganga, Talakogon, Cotabato, dan Butuan. Guncangan juga terasa di Bohol, Cebu, dan Leyte; tidak ada guncangan yang terasa di Negros dan Panay.