Gempa bumi Laut Banda 1629 mengguncang Laut Banda, Hindia Belanda, pada tanggal 1 Agustus. Gempa ini berkekuatan dengan perkiraan 8,2 hingga 8,8. Episentrumnya diyakini terletak di Pulau Seram. Gempa megathrust ini memicu tsunami setinggi 15Â m (49Â ft) yang menerjang Kepulauan Banda 30 menit setelah gempa. Dampak tsunami kabarnya terasa di Ambon, 230 kilometer (140Â mi) dari episentrum.[1] Banyak pohon yang tercabut akibat tsunami di Kepulauan Banda.[2]