Aurornis adalah sebuah genuspunah dari dinosaurusteropodaanchiornithid dari periode Jura di Tiongkok. Genus Aurornis terdiri dari spesies tunggal yang diketahui, Aurornis xui (/aʊˈrɔːrnɪsˈʃuːi/).[1]Aurornis xui merupakan dinosarus avialan paling basal ("primitif") yang diketahui saat ini, dan merupakan salah satu avialan terawal yang ditemukan saat ini. Bukti fosil untuk hewan tersebut mendahului Archaeopteryx lithographica, yang seringkali dianggap sebagai spesies burung terawal, yang berasal dari 10 juta tahun lampau.[1][2]
Aurornis xui mula-mula dideskripsikan dan dinamai oleh Pascal Godefroit, Andrea Cau, Hu Dong-Yu, François Escuillié, Wu Wenhao dan Gareth Dyke pada 2013. Nama generiknya berasal dari kata Latinaurora, yang artinya "dini hari" atau "fajar", dan kata bahasa Yunani kuno ὄρνις (órnis) yang artinya "burung". Nama spesifiknya, A. xui, diambil dari nama Xu Xing.[1]
Referensi
123Godefroit, Pascal; Cau, Andrea; Hu, Dong-Yu; Escuillié, François; Wu, Wenhao; Dyke, Gareth (2013). "A Jurassic avialan dinosaur from China resolves the early phylogenetic history of birds". Nature. 498 (7454): 359–362. Bibcode:2013Natur.498..359G. doi:10.1038/nature12168. PMID23719374. S2CID4364892.