Overoraptor adalah genus dinosaurus theropoda berukuran kecil yang hidup pada masa Kapur Akhir di wilayah Argentina.[1] Fosilnya pertama kali ditemukan di Formasi Huincul, Provinsi Río Negro, Patagonia.[2]
Karakteristik
Dinosaurus ini memiliki panjang tubuh sekitar 1,3 meter. Overoraptor memiliki kaki belakang yang panjang dan kuat yang diadaptasi untuk berlari cepat. Ciri khas utama dari hewan ini adalah struktur tulang lengannya yang mirip dengan sayap burung modern, meskipun hewan ini diduga tidak bisa terbang. Selain itu, mereka juga memiliki cakar berbentuk sabit yang tajam pada jari kaki keduanya, mirip dengan keluarga Dromaeosauridae.[3]
Klasifikasi
Para ahli paleontologi mengelompokkan Overoraptor ke dalam kelompok Paraves, yang merupakan kerabat dekat dari asal-usul burung purba. Penemuan hewan ini sangat penting karena membantu para peneliti memahami bagaimana evolusi perubahan tangan dinosaurus theropoda menjadi sayap burung.[4]