Meskipun sisa-sisa fosil yang diketahui sangat tidak lengkap, temuan yang ada sudah cukup untuk memperkirakan secara wajar bahwa panjang tubuhnya berkisar antara 7–8 inci (18–20 cm).[1]
Spesimen tipe A. celer, YPM 1451, dilaporkan ditemukan oleh Othniel Charles Marsh pada Oktober 1872 di Butte Creek, Logan County, Kansas. Lokasi ini kini diketahui berada di antara Marker Unit 15 dan 19 dari formasi geologi Smoky Hill Chalk. Sebuah spesimen tambahan yang lebih lengkap juga telah diklasifikasikan sebagai Apatornis celer oleh Marsh.[2] Spesimen yang lebih lengkap ini secara historis telah menjadi satu-satunya yang digunakan secara eksklusif sebagai dasar pengetahuan tentang Apatornis. Namun, Julia Clarke mencatat pada tahun 2004 bahwa karena spesimen kedua tidak memiliki tulang yang sama dengan spesimen pertama, keduanya tidak dapat dibandingkan secara ilmiah. Oleh karena itu, Clarke mengklasifikasikan ulang spesimen kedua sebagai genus dan spesies tersendiri, yaitu Iaceornis marshi.
Klasifikasi
Genus tradisional Apatornis telah didefinisikan sebagai sebuah klad, yaitu mencakup semua spesies yang memiliki hubungan kekerabatan lebih dekat dengan spesimen tipe YPM 1451 daripada dengan Ichthyornis atau burung-burung modern.[3]
Apatornis celer diakui sebagai spesies tersendiri oleh Marsh (1873). Spesies tipenya awalnya diklasifikasikan sebagai Ichthyornis celer. A. celer telah lama dikaitkan dengan Ichthyornis, setelah ditempatkan ke Ichthyornidae oleh Marsh (1873), dalam Odontotormae oleh Marsh (1880), dan dalam Ichthyornithiformes oleh Sepkoski (2002). Apatornis berbeda dari Ichthyornis terutama karena memiliki setidaknya satu tulang rusuk tambahan yang terhubung ke tulang pinggul (sakrum), mungkin lebih banyak karena seluruh sinsakrum tidak terawetkan pada spesimen yang diketahui. Apatornis juga tidak memiliki tendon yang mengeras yang menutupi bagian atas daerah sakral seperti pada Ichthyornis. Dalam sebuah makalah tahun 2004, Julia Clarke mencatat bahwa beberapa karakteristik unik yang terawetkan pada spesimen A. celer, alih-alih menunjukkan hubungan dekat dengan Ichthyornis seperti yang semula diduga, justru menunjukkan bahwa spesies ini lebih dekat hubungannya dengan burung modern, sebuah hipotesis yang juga didukung oleh Hope pada tahun 2002.[3] Pada tahun 2022, Benito dan rekan-rekannya mencatat variabilitas dalam anatomi sakral di antara spesimen Ichthyornis yang diketahui, dan menyarankan bahwa validitas Apatornis harus dievaluasi ulang.[4]
Hubungan kekerabatannya yang tepat masih belum jelas, terutama karena keterbatasan fosil yang ditemukan. Meskipun kadang-kadang dianggap memiliki hubungan dekat dengan unggas air modern (Anseriformes),[5] sebagian besar peneliti saat ini menganggapnya sebagai anggota awal dari klad Ornithurae.[3]
↑O. C. Marsh. 1873. On a new sub-class of fossil birds (Odontornithes). American Journal of Science and Arts 5(2):161-162
123Clarke, J.A. (2004). "Morphology, phylogenetic taxonomy, and systematics of Ichthyornis and Apatornis (Avialae: Ornithurae)." Bulletin of the American Museum of Natural History, 1-179.