Karier
Setelah menamatkan kuliah, Amsakar sempat mengajar sebagai dosen luar biasa di Universitas Riau. Kemudian pada tahun 1997, ia memulai kariernya sebagai birokrat setelah lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan bergabung dengan Markas Wilayah Pertahanan Sipil (Mawil Hansip) Pemerintah Kota Batam.[1][4]
Pada tahun 2000, ia berpindah ke Sekretariat Daerah Kota Batam. Di sana, ia telah menduduki beberapa jabatan mulai dari kepala sub bagian tata usaha pimpinan dan keuangan pada tahun 2000-2001, kepala sub bagian perlengkapan pada tahun 2001-2002, kepala sub bagian perundang-undangan bagian hukum pada tahun 2002-2004, hingga kepala sub bagian rumah tangga bagian umum pada tahun 2004–2005. Setelah itu, ia menjabat sebagai kepala bagian umum pada tahun 2005-2011 dan kepala dinas PMP-KUKM pada tahun 2011-2012. Terakhir, ia menjabat sebagai kepala sebagai Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Energi Sumber Daya Mineral (Perindag dan ESDM) pada tahun 2012-2015.[5]
Amsakar kemudian mengundurkan diri dari jabatan birokratnya untuk mengikuti pemilihan Wakil Wali Kota Batam mendampingi Muhammad Rudi. Mereka berhasil memenangkan pemilihan dan Amsakar menjabat sebagai Batam selama dua periode yaitu periode 2016-2019 dan periode 2020-2024. Di samping itu, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai NasDem Kota Batam.[5]
Setelah menjadi Wakil Wali Kota Batam selama dua periode, Amsakar terpilih sebagai Wali Kota Batam periode 2024-2029 melalui Pilkada serentak pada Rabu 27 November 2024. Ia bersama Li Claudia Chandra meraih 278.132 suara berdasarkan pleno rekapitulasi KPU Batam. Pada kontestasi pilkada tersebut, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra didukung oleh koalisi besar parpol yaitu Golkar, Gerindra, PKB, NasDem, PKS, Hanura, Demokrat, PAN, PSI, PPP, Partai Garuda dan PKN.[6]