Kisah yang dicatat di pasal ini terjadi pada tahun terakhir pemerintahan Ahab dan tahun ke-17 pemerintahan Yosafat dan seterusnya. Menurut catatan sejarah terjadi pada tahun ke-77 sejak berdirinya Kerajaan Yehuda (setelah Kerajaan Israel pecah menjadi dua), yaitu sekitar tahun 853 SM dan seterusnya.
Struktur
Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):
Ketika Yosafat menjadi takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari TUHAN. Ia menyerukan kepada seluruh Yehuda supaya berpuasa.[3]
Berhadapan dengan krisis terbesar di dalam hidupnya (2 Tawarikh 20:1–2), Yosafat menangani suatu situasi yang tampaknya pelik dengan cara yang patut dicontohi. Ia mulai mencari Tuhan dengan:
↑W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857