Gulungan Besar Kitab Yesaya (the Great Isaiah Scroll'), yang berisikan Kitab Yesaya lengkap, ditemukan dalam gua Qumran dekat Laut Mati dan menurut analisis radioaktif berasal dari abad ke-2 SM, memuat lengkap pasal ini.[4]
Seandainya TUHAN semesta alam tidak meninggalkan pada kita sedikit orang yang terlepas, kita sudah menjadi seperti Sodom, dan sama seperti Gomora.[7]
Rujukan: Kejadian 19
Dikutip pada: Roma 9:29
Kota Sodom dan Gomora binasa sama sekali karena dahsyatnya dosa mereka (Kejadian 19:1–25). Yesaya menyamakan Yehuda dengan kedua kota ini karena ketidaksetiaan mereka yang hebat.[8]
Jika jadinya dosamu seperti kirmizi, seperti salju (akan) diputihkan
Jika dimerahkan seperti kesumba, seperti bulu domba (akan) dijadikan
Ayat 18 catatan
Kata-kata "sha·nim" (diterjemahkan "kirmizi") dan "to·la" (diterjemahkan "kain kesumba") sebenarnya bersama-sama dalam bahasa Ibrani membentuk nama suatu serangga Kermes ilicis darimana diperoleh zat pewarna "merah kirmizi" yang terkenal berasal dari daerah sekitar Laut Tengah, termasuk Israel.
Ayat ini mengandung janji Allah, bahwa orang-orang Israel (dan umat manusia) yang sudah berdosa berat dapat disucikan dari dosa oleh kuasa Allah.[10] Allah tidak ingin mengutuk dan membinasakan umat-Nya. Ia menawarkan pengampunan penuh jikalau mereka mau bertobat, membuang kejahatan, berusaha melakukan yang benar, dan menaati firman-Nya (Yesaya 1:16–19). Pengampunan Allah kini tersedia bagi semua orang, yang sekalipun telah berbuat dosa, mengakui dosa-dosa mereka, bertobat, dan menerima penyucian Allah melalui darah YesusKristus (Lukas 24:46–47; 1 Yohanes 1:9). Orang yang menolak kemurahan Allah dan malah memilih untuk mengikuti jalannya sendiri dalam pemberontakan akan dibinasakan (Yesaya 1:20).[8]