Gulungan Besar Kitab Yesaya (the Great Isaiah Scroll'), yang berisikan Kitab Yesaya lengkap, ditemukan dalam gua Qumran dekat Laut Mati dan menurut analisis radioaktif berasal dari abad ke-2 SM, memuat lengkap pasal ini.[4]
"Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga anggur dan susu tanpa bayaran!"[6]
"Hai kamu sekalian yang berdahaga! marilah kepada air, dan kamu yang tiada beruang, marilah, belilah dan makanlah, bahkan, marilah, belilah air anggur dan air susu dengan tiada uang dan dengan tiada harga!"[6]
Hai semua-berdahaga datanglah ke-air dan-yang nol-tiada perak; datanglah belilah dan makanlah, dan datanglah belilah, dengan-tiada (=tanpa) perak dan dengan-tiada bayaran (=mahar), (minuman) anggur dan susu.
"gandum" bukan terjemahan harfiah dari bahasa Ibrani, melainkan ditambahkan sebagai penjelas terjemahan kata syibru
Kata Ibrani שברו syiḇ-rū, artinya "belilah" dalam kaitan dengan "gandum" atau "palawija" lain.[7] Kata tersebut muncul dua kali dalam ayat ini, dalam versi Terjemahan Baru yang pertama diterjemahkan sebagai "terimalah gandum" dan yang kedua tersirat sebagai "...tanpa bayaran", sedangkan dalam Terjemahan Lama keduanya diterjemahkan sebagai "belilah".[6]
Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan Ia tidak akan diserahkan kembali kepada kebinasaan. Hal itu dinyatakan oleh Tuhan dalam firman ini: Aku akan menggenapi kepadamu janji-janji yang kudus yang dapat dipercayai, yang telah Kuberikan kepada Daud.[9]
"Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan,"[12]
"demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya."[13]
"Sebagai ganti semak duri akan tumbuh pohon sanobar, dan sebagai ganti kecubung akan tumbuh pohon murad, dan itu akan terjadi sebagai kemasyhuran bagi TUHAN, sebagai tanda abadi yang tidak akan lenyap."[14]
"Akan ganti pokok duri kelak bertumbuh pohon senobar dan akan ganti pokok onak kelak bertumbuh pohon murd, maka inilah bagi Tuhan akan suatu nama dan akan tanda yang kekal, yang tiada terhapuskan."[14]
"Kecubung" atau "pokok onak" dari bahasa Ibrani סרפד sir-paḏ (bahasa Inggris:briercode: en is deprecated ; nettle). Kata ini hanya muncul di Alkitab satu kali, yaitu pada ayat ini saja.
Bagian pertama ayat 1: "Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air."
Penggenapan: Pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan (Pondok Daun-daunan) itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!" (Yohanes 7:37).
Referensi
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
↑Dianne Bergant dan Robert J.Karris (ed). 2002. Tafsir Alkitab Perjanjian Lama. Jogjakarta: Kanisius.
↑(Indonesia) W.S. LaSor, D.A. Hubbard, F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 2, Sastra dan Nubuat. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1994. ISBN 9789794150431