Gulungan Besar Kitab Yesaya (the Great Isaiah Scroll'), yang berisikan Kitab Yesaya lengkap, ditemukan dalam gua Qumran dekat Laut Mati dan menurut analisis radioaktif berasal dari abad ke-2 SM, memuat lengkap pasal ini.[4]
Kedua hal itu akan menimpa engkau dalam sekejap mata, pada satu hari juga. Kepunahan dan kejandaan dengan sepenuhnya akan menimpa engkau, sekalipun banyak sihirmu dan sangat kuat manteramu.[6]
Babel mewakili kebudayaan kafir, yang mementingkan diri, dan angkuh (Yesaya 47:8,10); penduduknya hidup dalam kenikmatan berhawa nafsu dan mengandalkan hikmat dan pengetahuan mereka sendiri dan ilmu sihir (Yesaya 47:10,12–13). Orang semacam itu ditetapkan untuk hukuman yang hebat dan terjadi tiba-tiba (Yesaya 47:9,11). Pada hari-hari terakhir masa kesengsaraan, Babel yang mewakili semua kebudayaan kafir dan humanistik dari dunia yang tidak ikut Tuhan, akan ditunggangbalikkan oleh Allah dalam murka-Nya (Wahyu 17:1; Wahyu 18:2).[7]
Referensi
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
↑Dianne Bergant dan Robert J.Karris (ed). 2002. Tafsir Alkitab Perjanjian Lama. Jogjakarta: Kanisius.
↑(Indonesia) W.S. LaSor, D.A. Hubbard, F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 2, Sastra dan Nubuat. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1994. ISBN 9789794150431